Bejat, Ayah Tega Hamili Anak

 159 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

PALI – Sunguh bejat perbuatan yang dilakukan Kailani (39), warga Peremuhan PT GBS, DIvisi III, Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Bukannya menjaga kehormatan anaknya, lelaki paruh baya ini justru tega merampas kehormatan anaknya sendiri.

Ironisnya, Kailani tega menggauli MW (bukan nama sebenarnya) yang merupakan anak tiri tersangka, hingga hamil enam bulan.

Dari informasi yang berhasil dihimpun KabarSumatera, tersangka yang kesehariannya bekerja sebagai petani ini, berhasil ditangkap jajaran Mapolsek Penukal Abab, Kecamatan Penukal, PALI, Kamis (10/4) sekitar pukul 10.00 WIB, saat sedang berada dirumahnya.

Kelakuan bejat sang ayah pertama kali dilakukannya, saat dirinya tinggal di Kabupaten Empat Lawang, Oktober 2013 lalu. Dengan kondisi rumah yang sedang sepi, tersangka langsung merayu korban yang masih berusia 14 tahun, dengan dibawah ancaman akan dibunuh. Merasa takut dan terancam, dengan terpaksa melayani anyah tirinya.

Kebejatan Kailani Tak berhenti sampai disitu, secara berulang kali akorban kembali digagahinya. Hal ini terjadi setelah keluarga ini pindah ke Desa Prambatan, sekitar bulan Maret 2014. Belum puas dengan kebejatannya, Meskipun korban sudah hamil, ternyata perbuatan bejat itu kembali terulang pada 3 April 2014.

Kapolres Muara Enim, AKBP M Aris, melalui Kapolsek Penukal Abab, Iptu Indrowono membenarkan adanya penangkapan oleh anggotanya, sesuai dengan LP/62/IV/2014/Sumsel/Res/Muara Enim/Sek Penukal Abab, tentang tindak pidana Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

“Benar kita mendapatkan laporan dari korban atas tindak pidana PPA, dan tersangkanya sendiri telah kita amankan. Namun, untuk kasusnya akan kita limpahkan ke Unit PPA Satuan Reskrim, Polres Muara Enim, untuk ditindaklanjuti,” terang mantan Kanit Laka Polres Muara Enim ini.

Tersangka Kailani sendiri mengakui bahwa perbuatannya telah melanggar hukum dan agama. “Aku nyesal pak, memang aku akui khilaf. Aku juga sempat ancam korban,” akunya kepada petugas.

 

Teks     : Indra Setia Haris

Editor    : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster