Perampok Nyaris Tewas Dibakar Massa

 279 total views,  2 views today

Ahmad Firdaus (34), warga Desa Seriguna, Dusun II, No 85, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten ogan Kombring Ilir (OKI)

PALEMBANG – Pelaku perampokan Ahmad Firdaus (34), warga Desa Seriguna, Dusun II, No 85, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten ogan Kombring Ilir (OKI), nyaris tewas dibakar massa hidup-hidup jika saja petugas tidak segera menyelamatkan pelaku saat kepergok merampok, Kamis (10/4/2014), kemarin.

Massa yang geram melampiaskan amarahnya dengan membakar sepeda motor pelaku.

Aksi nekat yang dilakukan Firdaus tidak seorang diri melainkan bersama dua orang rekannya. Perampok ini beraksi di siang bolong, tepatnya di Jalan Amphibi, NO 216, RW 112, Sekip Ujung Palembang.

Dari tangan pelaku, petugas  berhasil mengamankan satu unit  mobil Toyata Avanza  BG 1284 PK, warna Hijau Mentalik dan Sepeda Motor Honda Revo  BG 3669 UF yang telah dibakar masa.

Penangkapan pelaku berawal saat  Ahmad bersama  Rb dan Yd yang melakukan aksi perampokan di Jalan Amphibi, Sekip Ujung, Palembang tak jauh dari Puskesmas Kemuning.

Saat melakukan aksinya Ahmad dan Yd mengendarai sepeda motor Honda Revo,  sementara kawannya menuggu dengan mengunakan mobil tak jauh dari TKP.

Saat itu modus yang digunakan ketiganya yakni, Ahmad dan Yd membuntuti korban yang mengunakan Mobil DHATSHU Grani Mix dengan nomor Polisi  BG 1170 ZV, warna Hitam.

Diketahui pelaku membuntuti korban sejak dari SPBU Rambang saat berapa di Sekip ujung tepatnya di depan Bakso Setan pelaku memepet mobil korban dan melempar besi dibagian ban mobil korban bertujuan agar ban mobil korban kempes.

Mengetahui ban mobil yang kendarai kempes, korban berhenti dan memeriksa ban. Saat korban keluar dari mobil, pelaku mengambil tas yang berada jok belakang mobil. Namun aksinya diketahui okeh korban, dan aksi tarik menarik taspun terjadi dan korban berteriak maling.

Teriakan korban sesaat membuat warga yang berada disekitar kejadian langsung membantu korban dan akhirnya pelaku melarikan diri menuju mobil rekannya yang sudah menunggu. Sedangkan sepeda motornya ditinggal di lokasi.

Saat ketiganya sudah berada didalam mobil menuju jalan Basuki Rahmad dan akhirnya satu dari tiga pelaku berhasil diamankan setelah dikejar oleh warga dan menglami pecah ban di bagian belakang sebelah kiri.

Bambang (55) salah satu saksi mengatakan pelaku dan korban sempat tarik-tarikan tas warma hitam, setelah banyak warga yang datang pelaku masuk ke dalam mobil yang sudah menunggu.

“Mobil itu ada disini sudah lumayan lama, namun saya tidak tahu kalau dia mau merampok, memag di daerah ini sering terjadi perampokan dan penjambretan,” ujar Bambang.

Pelaku Akhmat mengaku dirinya  tidak merampok, cuma untuk menagih hutang. “Saya cuma bantu kawan saya untuk menagih hutang, namun korban berteriak sehingga warga banyak yang datang, karena saya ketakutan saya melarikan diri,” kilah Ahmad yang pernah melakukan perampokan di Batam.

Sementara itu, Kapolsek Kemuning AKP Nuraini melalui Kanit Reskrim Ipda Yahya Roni membenarkan penagkapan tersebut. “Pelaku berhasil kita bekuk setelah bekerja sama dengan Mapolsek Sukarami, karena setelah melakukan aksinya pelaku melarikan diri menuju wilayah hukum polsek Sukarame,” singkat Yahya.

 

Teks    : Oscar Ryzal

Editor   : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster