Pelaku Todong Motor Kembali Diringkus

 261 total views,  4 views today

Tersangka Suhari (Tengah)  , warga Dusun I, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),

Tersangka Suhari (Tengah) , warga Dusun I, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),

PALI – Suhari (29), warga Dusun I, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), diringkus petugas Polsek Penukal Utara, pimpinan AKP Sibero lantaran terlibat aksi penodongan dengan menggunakan bersenjata api rakitan.

Penangkapan tersebut terjadi Selasa (8/4) sekitar pukul 13.20 WIB, saat tersangka sedang asik duduk-duduk di depan bengkel milik Sukemi, di Desa Tanjung Baru. Petugas langsung menangkap dan mengeledahnya tanpa melakukan perlawanan.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil menemukan sepucuk senjata api rakitan (Senpira) jenis pistol. Senjata itu yang sudah berisikan tiga butir timah panas didalamnya yang terselip dipinggang tersangka.

Selain itu, petugas juga menemukan satu sebo (penutup wajah) yang digunakan tersangka untuk beraksi, tersimpan di kantong celananya.

Tersangka tersendiri, menjadi target operasi (TO) Polsek Penukal Utara, setelah terlibat atas aksi todongnya bersama rekanya, An (Dpo) terhadap korban Lipendri, Sabtu (5/4) sekitar pukul 12.00 WIB, di Jalan Desa Tanjung Baru – Prabu Menang, Kecamatan Penukal Utara, PALI. Korban kehilangan satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul, Nopol BG 6524 OO, dan dompet.

Kapolres Muara Enim AKBP M Aris, melalui Kasat Reskrim AKP Eriyadi Yuswanto didampingi Kapolsek Penukal Utara AKP Sibero membenarkan, adanya penangkapan yang dilakukan jajarannya terhadap pelaku aksi penodongan bersenpi diwilayahnya.

“Benar ada penangkapan. Pelakunya dua orang, namun yang tertangkap baru satu. Kita sudah kantonggi identitas dan keberadaan pelaku saat ini. Karena pelaku ini, sangat meresahkan masyarakat setempat atas aksi todongnya,” terangnya kepada Kabar Sumatera.

Sementara, tersangka Suhari mengakui perbuatanya, bersama An (Dpo). “Korban lewat naik motor, lalu kami pukul tanganyo sehinggo dio terbalik. Disitu, kami pukul lagi belakangnyo dan ancam pakai pistol. Langsung bae, kami ambil motor dan dompet korban,” terangnya kepada petugas.

 

Teks/Foto   : Indra Setia Haris

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster