Caleg PDIP Bagi-Bagi Benih Padi

 265 total views,  2 views today

Ilustrasi | Dok KS

Ilustrasi | Dok KS

KAYUAGUNG – Banyak cara dilakukan calon anggota legislatif (Caleg) untuk mendulang suara pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Namun sayangnya cara tersebut melanggar undang-undang dan peraturan yang berlaku. Seperti yang dilakukan salah satu caleg Kabupaten OKI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) asal daerah pemilihan II yang meliputi Kecamatan Pangkalan Lampam, Pampangan, Jejawi dan Sirah Pulau Padang, yang membagi-bagi benih padi kepada warga.

Panwascam Jejawi, Efran, mengatakan, adanya pelanggaran yang dilakukan salah satu Caleg DPRD OKI dapil II itu diketahui setelah anggota PPL melihat warga Desa Simpang Empat Kecamatan Jejawi mendatangi rumah tim sukses caleg PDIP tersebut, Rabu (9/4) sekitar pukul 08.00 WIB.

“Jadi anggota PPL kita di Desa Simpang Empat melihat warga disana mendatangi rumah salah satu timses caleg PDIP. Tidak tahu mereka datang dipanggil atau memang sengaja datang, tapi yang jelas saat pulang warga membawa sekarung benih padi ukuran 15-20 kilogram,” ujar Efran melalui telepon selulernya kemarin siang.

Adanya pembagian benih padi tersebut jelas merupakan pelanggaran, hal ini diperkuat adanya saksi dan barang bukti. “Temuan ini sudah kita laporkan ke Panwaslu OKI. Saksi dan barang bukti yang ditemukan anggota PPL kita disana akan dibawa ke Sekretariat Panwaslu OKI untuk diklarifikasi. Saat ini kita baru menemukan satu saksi berikut barang bukti, saksi lain kita belum mengetahuinya,” ungkap Efran.

Terpisah, Ketua Panwaslu OKI, M Fahruddin mengaku pihaknya telah menerima laporan dari Panwascam Kecamatan Jejawi terkait adanya timses caleg yang membagi-bagikan benih padi di hari pencoblosan.

“Laporan lisannya sudah kita terima, tapi kita masih menunggu saksi dan barang bukti termasuk anggota PPL kita yang melihat adanya pelanggaran tersebut,” ujar Fahruddin.

Mengenai nama caleg yang bersangkutan, Fahruddin belum mengetahuinya karena pihaknya masih menunggu klarifikasi dari saksi berikut penemuan barang bukti yang ada.

“Setiap laporan yang masuk akan kita terima, namun tentunya akan kita klarifikasi terlebih dahulu apakah memenuhi unsur-unsur pelanggaran, jika tidak maka sulit untuk diteruskan ke Gakkumdu,” terangnya.

Ditambahkannya, saat ini belum ada laporan lain terkait dugaan money politik dan pelanggaran pemilu lainnya

“Baru ada satu laporan, namun Panwaslu baik itu Panwascam atau PPL terus memantau kegiatan yang terjadi di desa-desa maupun kecamatan di OKI. Jika ada laporan maka akan kita tindaklanjuti,” tandasnya.

 

TEKS      : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster