Pungli Sertifikat Tanah Jadi Tersangka

 273 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

KAYUAGUNG – Setelah melalui proses penyelidikan dan penyidikan yang cukp panjang, akhirnya  penyidik tindak pidana khusus (pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kayuagung menetapkan Kepalan Desa (kades) Suryakarta, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Purnomo, sebegai tersangka dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) sertifikat tanah gratis di Desa Suryakarta Kecamatan Mesuji Makmur OKI.

Saat ini penyidik masih memeriksa saksi-saksi tambahan sebelum memanggil dan memeriksa kepala desa yang baru dilantik untuk jabatan kedua pada 27 Desember 2013 lalu sebagai tersangka.

Kasi Pidsus Edowan, kemarin,   mengatakan, kasus dugaan pungutan liar terhadap program sertifikat gratis lahan transmigrasi desa Suryakarta tahun anggaran 2011 yang diduga ditarik per persil sertifikat sebanyak 3 – 4 juta rupiah, sementara oknum Kades Suryakerta sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Saat ini kita masih memeriksa, saksi-saksi, dalam waktu dekat kita panggil oknum Kades suryakarta untuk diperiksa sebagai tersangka,” ujarnya.

Menurut kasi Pidsus, selain memeriksa saksi-saksi pihaknya telah mengumpulkan berbagai alat bukti dan alat bukti pendukung dugaan kasus tersebut seperti  dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) OKI, kemudian Disnakertrans OKI dan Bagian pertanahan Pemkab OKI.

“Kades Surya Karta sebelumnya sudah kita mintai klarifikasi dalam kasus pungli program pembuatan Sertifikat geratis dari kementerian tenaga kerja dan transmigrasi RI tahun anggaran 2011, tetapi untuk diperiksa sebagai tersangka belum, mungkin dalam waktu dekat,  begitu juga untuk pentahanannya nanti akan kita informasikan lagi,” urainya.

Sementara itu informasi yang diterima Kabar Sumatera, bahwa untuk program sertifikat gratis dari kemenakertrans OKI khusus untuk Desa Suryakarta  ada sebanyak  216 persil,  seharusnya tidak dipungut biaya sedikitpun, tetapi oleh oknum kades dipungut Rp  3.200.000 – 4.000.000, bervariasi.

Untuk di OKI sendiri tahun 2011 ada bantuan sebanyak 1500 lembar sertifikat gratis kepada masyarakat trasmigrasi di enam kecamatan Kabupaten Ogan Komering ilir (OKI).

Kasi Hak Tanah dan Pandaftaran Tanah (HTPT) BPN OKI, Sofian Hutagalung SH, sebelumnya pernah mengatakan, total seluruh sertifikat yang dicetak sebanyak 1500 lembar. Sertifikat tersebut diterbitkan oleh BPN, merupakan usulan yang disampaikan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) OKI, ke BPN dan setelahitu akan turun DIPA dari Kemenakertrans.

“Kita hanya memprosesnya saja, sementara untuk pengusulan lokasi, jumlah dan persyaratan lainnya diajukan oleh Disnakertrans,” ungkapnya.

 

Teks     : DONI AFRIANSYAH

Editor    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster