Perampokan Bersenpi Beraksi di Alfamart

 271 total views,  4 views today

ilustrasi

ilustrasi

MUARAENIM – Aksi kriminalitas di Muaraenim, kian menggila. Minggu (6/4), sekitar pukul 21.30 WIB, kawanan rampok yang menggunakan senjata api (senpi), beraksi di Almarft di Jalan A Yani, Muaraenim. Kawanan tersebut berhasil menggasak uang senilai Rp 2 juta.

Informasi yang dihimpun, pelaku beranggotakan dua orang dengan ciri-ciri satu orang menggunakan helm dan berjaket hitam. Sementara pelaku lainnya mengenakan kacamata hitam.

Saat kejadian, ada tiga pegawai di mini market tersebut. Ketiga karyawan Alfamart dimaksud yakni Fernando aristo, Meri dan Rangga. Saat masuk ke dalam Alfamart, kedua pelaku menuju  meja kasir.

Pelaku yang mengenakan helm menodongkan senpi ke arah Rangga. Sementara pelaku yang berkaca mata, mengambil uang kasir yang pada saat kejadian, sedang dihitung di lantai dekat meja kasir.

Tak hanya uang saja, pelaku sempat mengambil beberapa pak rokok di dalam alfamart tersebut. Setelah berhasil aksinya itu, pelaku dengan mengendarai sepeda motor berboncengan langsung tancap gas kabur menuju ke arah Tanjung Enim.

“Benar pak, ada dua pelaku, ada yang pake helm berjaket hitam dan ada berkecamata. Yang mendongkan senjata api ke arah Rangga adalah pelaku yang berhelm,” kata Fernado, salah satu karyawan Alfamart yang berada di lokasi kejadian saat dibincangi usai memberikan keterangan di Kepolisian Resort (Polres) Muaraenim, Senin (7/4).

Kawanan pelaku tersebut terang Fernando, mengambil semua uang yang sedang dihitung di dekat meja kasir. “Pelaku cuma mengambil uang sekitar Rp 2 jutaan, uang itu saya hitung di lantai. Sedangkan uang di meja kasir dan dikantong saya, tidak diambilnya. Masih ada uang sekitar Rp 4 juta milik Alfarmart,” terangnya seraya menyebut, sebelum beraksi salah satu pelaku sempat merusak CCTV yang terpasang di mini market tersebut.

Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Muaraenim, AKP Eryadi didampingi Kepala Unit (Kanit) Pidana Umum (Pidum), Ipda Acep Yuli Sahara, menyebut, olah tempat kejadian perkara (TKP) sudah dilakukan.

Dari olah TKP itu, ternyata, CCTV Alfamart dimatikan oleh penjaganya. Kemudian, pihaknya mendapati uang hasil penjualan di Alfamart baik yang tersimpan di meja bagian lantai atas maupun yang dipegang oleh salah seorang pegawai Alfamart, Fernando yang ditotalkan sekitar Rp 4 juta lebih.

Anehnya, uang yang digondol pelaku dari keterangan pegawai sekitar Rp 2 juta lebih. Sedangkan, uang yang ditemukan sekitar Rp 4 juta lebih. Kalau di cros cek, dengan hasil penjualannya nilai uangnya hampir sama,  berkisar Rp 4 juta lebih. “Namun kita masih mendalami kasusnya, apakah kejadian itu memang benar sesuai dengan terjadi malam itu, atau tidak,” ungkap Eryadi.

Penyidik terangnya juga telah memintai keterangan pelapor dan saksi yang berada di Alfamart yakni, Angga dan Meri. “Jadi, kita belum bisa memastikan apakah memang benar perampokan atau tidak. Yang jelas, masih kita dalami kasusnya,” tukasnya.

 

Teks     : SISWANTO

Editor    : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster