Duda Dua Anak Hamili Siswa MTs

 426 total views,  2 views today

Ilustrasi | Merdeka.com

Ilustrasi | Merdeka.com

KAYUAGUNG – Setelah 6 kali digauli oleh pacarnya, seorang pelajar kelas III MTS di Daerah Tugu Mulyo Kecamatan Lempuing OKI, berinisial AN (15), akhirnya hamil 1 bulan dan meminta pertanggungjawaban kepada sang pacar, namun orang tua korban yang tidak terima anak gadisnya telah dihamili justru melaporkan peristiwa ini ke polisi.

Usai mendapat laporan, jajaran kepolisian dari Sektor Lempuing dan Polres OKI langsung menciduk tersangka yang diketahui bernama Setiawan (26) warga Blok C unit Tujuh Desa Bumiarjo Kecamatan Lempuing ini dikediamannya, Minggu (6/4) petang sekitar pukul 15.00 wib.

Informasinya, tersangka yang sudah dua kali menikah dan dikaruniai dua orang anak ini menjalin hubungan asmara dengan korban yang masih bau kencur, awal perkenalan ini melalui nomor HP dan selanjutnya keduanya saling sering berhubungan sejak desember 2013 lalu.

Setelah akrab, pelaku mulai melancarkan aksinya untuk menyetubuhi korban hingga akhirnya pada 23 februari 2014 pertama kali pelaku merenggut kesucian korban, dalam rentang waktu 2 bulan setidaknya pelaku sudah 6 kali menggauli korban ditempat yang berbeda hingga korbannya hamil.

Kepada wartawan tersangka  Setiawan mengakui kalau dirinya telah menggauli korban yang beralamat di Desa Cahaya Maju Kecamatan Lempuing OKI  sebanyak 6 kali, dan terakhir kali aksi tersebut dilakukannya dikediamannya, Minggu (6/4) sekitar pukul 11.00 wib.

“Kami pacaran pak, saya mengenalnya (korban,red) melalui HP, pertama kali saya menggaulinya pada bulan februari lalu, di arena sirkuit grasstrack unit 7 dalam salah salah satu pondok yang biasa digunakan untuk berjualan,” katanya.

Setelah aksi pertama ini berjalan mulus, sekitar satu minggu kemudian pelaku kembali mengajak korban untuk bertemu dan mengulangi perbuatan terlarang itu, namun kali ini dilakukan ditempat yang berbeda yakni di Kantin sekolah salah satu sekolah di Tugu Mulyo, sedangkan yang lainnya dilakukan di rumah pelaku.

“Waktu itu sore pak, sekolah sudah sepi saya melakukannya di kantin sekolahan itu, saya lupa nama sekolahnya,” ungkap pria yang pernah menikah hanya tiga bulan dengan istri pertamanya ini.

Sementara itu sebelum hubungan intim yang keenam kalinya terjadi, pelaku mengaku sempat ditelepon korban dan mengajak untuk bertemu, lantas pelaku ini menjemput korban yang sebelumnya berjanji dipinggir jalan yang tidak jauh dari korban, selanjutnya korban diajak kerumah pelaku disini pelaku kembali menggauli korban untuk yang keenam kalinya.

“Di rumah saya itu dia (korban,red) mengaku sepertinya hamil, lalu saya katakan kalau hamil kita harus cepat-cepat nikah, usai menggaulinya saya kemudian pergi menderes (nyadap karet,red) tak lama kemudian ada tetangga yang datang menyuruh saya pulang, saat tiba dirumah sudah ramai dan saya langsung dibawa,” jelasnya.

Sementara itu ibu korban, SU (38) (Sukarti) kepada polisi mengatakan, mencurigai ada yang tidak beres terhadap putrinya, dan pada hari itu mengetahui kalau putrinya sedang tidak ada dirumah lalu ada tetangga yang melihat putrinya bersama dengan pelaku, kemudian setelah dilakukan pencarian ternyata memang sedang berada dirumah pelaku.

Kapolres OKI AKBP Erwin Rachmat SiK didampingi Kasat Reskrim AKP H Surachman SH mengatakan, saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolres OKI untuk pemeriksaan lebih lanjut, tersangka akan dijerat dengan pasal 81 ayat 2, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

 

TEKS    : DONI AFRIANSYAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

 

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster