Rp 2 M untuk Perbaiki Infrastruktur

 209 total views,  2 views today

LubuklinggauSejumlah jalan protokol di Kota Lubuklinggau, kini mulai diperbaiki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU). Pantauan Kabar Sumatera, sejumlah jalan diperbaiki diantaranya jalan prototokol, dan ruas jalan Lubuk Kupang, yang merupakan  pintu gerbang dari arah Palembang menuju pusat kota.

Kepala Dinas PU Kota Lubuklinggau, Nobel Nawawi yang dibincangi, kemarin menyebut perbaikan infrastruktur memang menjadi fokus perhatian Pemkot Lubuklinggau. Saat ini terangnya, ada sejumlah ruas yang jalan yang diperbaiki atau ditingkatkan kualitasnya.  “Perbaikan infrastruktur memang jadi fokus kita, karena ini berhubungan dengan mobilitas ekonomi masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan,” kata Nobel.

Ia menyebut, tidak hanya jalan-jalan yang berada di pusat kota saja yang sedang diperbaiki namun juga jalan antar kelurahan. Menurutnya, saat ini Dinas PU tengah melebarkan jalan dari arah Padang ke pusat kota. Begitu juga dengan jalan perbatasan Bengkulu ke pusat kota.

“Jalan itu, hanya bisa dilintasi oleh kendaraan dengan tonase maksimal 2,5 ton. Jika melebihi tonase itu, maka jalannya cepat rusak. Karenanya, kita minta masyarakat ikut mengawasi,” ucapnya.

“Jalan-jalan alternatif pun, sedang kita bangun. Seperti jalan antara Kelurahan Marga Bhakti dan Mangun Rejo, Kecamatan Linggau Utara I. Selama ini jalan itu, banyak yang rusak bahkan ada yang tidak bisa dilalui. Namun sekarang semuanya sudah diaspal, “ terangnya.

Untuk perbaikan infrastruktur ini terang Nobel, Pemkot Lubulinggau menganggarkan dana Rp 2 miliar di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Anggaran itu terangnya, selain digunakan untuk membangun dan meningkatkan kualitas jalan juga untuk membangun satu unit jembatan besi.

Sayangnya, tidak semua jalan yang dibangun tersebut semuanya bisa bertahan lama seperti di jalan yang menghubungkan Marga Bhakti dan Mangun Rejo. Jalan yang belum lama diperbaiki tersebut, kini kembali rusak di sejumlah titik.

“Kita tidak memungkiri itu, ada sejumlah ruas jalan yang kembali rusak setelah kita perbaiki. Ini selain disebabkan faktor kualitas saat pengerjaan, juga dipengaruhi faktor lainnya seperti alam dan kendaraan yang melintas melebihi tonase di izinkan. Untuk pengerjaan, kita sudah memperingatkan rekanan yang mengerjakan jalan-jalan di Lubuklinggau, agar membangunnya sesuai dengan spek,” tukasnya.

 

TEKS      : T MASRI SYAH

EDITOR   : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster