Pasar Pagaralam Semrawut

 469 total views,  2 views today

Para pedagang menggelar dagangan hingga ke badan jalan.

Para pedagang menggelar dagangan hingga ke badan jalan.

PAGARALAM – Penataan kawasan kota dinilai semrawut, para personil Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Pagaralan yang ditempatkan disejumlah kawasan padat pengunjung tampaknya kewalahan mengatur lajunya lalu lintas. Adapun kawasan padat pengunjung yang dinilai semrawut, diantaranya jalan Sersan Ali Aras, jalan Trip Yunus hingga kawasan Masjid Raya.

Yahadi, warga Pagar Jaya ini mengakui hal itu. Ia mengatakan, kawasan Dempo Permai hingga Masjid Raya kerap mengalami kemacetan disana sini. Apalagi menjelang sore, para pedagang pasar tumpah kerap menggelar dagangannya hingga ke badan jalan.

“Ya, sudah langganan tiap kali menjelang sore hari pedagang sudah menggelar dagangannya hingga menutupi badan jalan,” kata Yahadi kemarin (6/4), seraya berujar diminta kepada instansi terkait agar dapat menata ulang sejumlah titik jalur padat pengunjung demi kepentingan bersama.

Hendri Ketua RW 2 Kelurahan Besemah Serasan mengemukakan, tampaknya petugas yang ada tidak terlalu memperdulikan kondisi yang ada, padahal kawasan Pasar Dempo Permai merupakan titik padat pengunjung.

“Mau digimanakan lagi, jika pedagang  sudah menggelar dagangannya hingga kebadan jalan. Termasuk truk barang dengan seenaknya membongkar muat hingga menjadikan lokasi yang ada macet dan semrawut,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan  Komunikasi setempat, Paber Napitupulu SSTP mengatakan, pihaknya telah menempatkan sejumlah petugas dengan dibantu personil Satlantas dan Pol PP guna menata ruas jalan disejumlah titik padat pengunjung.

“Sejauh ini kita baru sebatas menegur sopir angkutan umum, truk barang dan lainnya yang dianggap memicu kemacetan. Termasuk akan menindak tegas bila ada personil dilapangan yang berani memberikan izin kepada angukutan umum, maupun barang yang seenaknya menaik dan menurunkan penumpang berikut membongkar barang di tepi jalan padat pengunjung,” tegasnya.

Ditambahkan Kasat Pol PP Kota Pagaralam, Drs Bhakti Nadjamudin,  pihaknya akan menertibkan sejumlah pedagang yang menjajakan barang hingga kebadan jalan.

“Diimbau kepada para pedagang agar tidak menjajakan dagangannya hingga ke badan jalan. Para pedagang diminta untuk menempati sejumlah fasilitas umum seperti kios dan los yang sudah disiapkan,” kata Bhakti.

 

TEKS     : ANTONI STEFEN

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

Pasar Pagaralam Semrawut 
 
PAGARALAM KS 
Penataan kawasan kota dinilai semrawut, para personil Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Pagaralan yang ditempatkan disejumlah kawasan padat pengunjung tampaknya kewalahan mengatur lajunya lalu lintas. Adapun kawasan padat pengunjung yang dinilai semrawut, diantaranya jalan Sersan Ali Aras, jalan Trip Yunus hingga kawasan Masjid Raya.
   
Yahadi, warga Pagar Jaya ini mengakui hal itu. Ia mengatakan, kawasan Dempo Permai hingga Masjid Raya kerap mengalami kemacetan disana sini. Apalagi menjelang sore, para pedagang pasar tumpah kerap menggelar dagangannya hingga ke badan jalan. 
   
"Ya, sudah langganan tiap kali menjelang sore hari pedagang sudah menggelar dagangannya hingga menutupi badan jalan," kata Yahadi kemarin (6/4), seraya berujar diminta kepada instansi terkait agar dapat menata ulang sejumlah titik jalur padat pengunjung demi kepentingan bersama.
   
Hendri Ketua RW 2 Kelurahan Besemah Serasan mengemukakan, tampaknya petugas yang ada tidak terlalu memperdulikan kondisi yang ada, padahal kawasan Pasar Dempo Permai merupakan titik padat pengunjung.
   
"Mau digimanakan lagi, jika pedagang  sudah menggelar dagangannya hingga kebadan jalan. Termasuk truk barang dengan seenaknya membongkar muat hingga menjadikan lokasi yang ada macet dan semrawut," katanya.
   
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan  Komunikasi setempat, Paber Napitupulu SSTP mengatakan, pihaknya telah menempatkan sejumlah petugas dengan dibantu personil Satlantas dan Pol PP guna menata ruas jalan disejumlah titik padat pengunjung. 
   
"Sejauh ini kita baru sebatas menegur sopir angkutan umum, truk barang dan lainnya yang dianggap memicu kemacetan. Termasuk akan menindak tegas bila ada personil dilapangan yang berani memberikan izin kepada angukutan umum, maupun barang yang seenaknya menaik dan menurunkan penumpang berikut membongkar barang di tepi jalan padat pengunjung," tegasnya.
   
Ditambahkan Kasat Pol PP Kota Pagaralam, Drs Bhakti Nadjamudin,  pihaknya akan menertibkan sejumlah pedagang yang menjajakan barang hingga kebadan jalan. 
   
"Diimbau kepada para pedagang agar tidak menjajakan dagangannya hingga ke badan jalan. Para pedagang diminta untuk menempati sejumlah fasilitas umum seperti kios dan los yang sudah disiapkan," kata Bhakti.
 
TEKS:ANTONI STEFEN

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster