Longsor di Kawasan Antan Delapan, Tanah & Batu Hancurkan Puluhan Rumah

 396 total views,  2 views today

Longsor-Puluhan rumah warga Dempo Makmur, Pagaralam Utara alami kerusakan akibat tertimpa longsoran tanah

Longsor-Puluhan rumah warga Dempo Makmur, Pagaralam Utara alami kerusakan akibat tertimpa longsoran tanah

PAGARALAM – Intensitas curah hujan  yang tinggi mengguyur Bumi Besemah Sabtu (5/4) malam, mengakibatkan puluhan titik longsor terjadi di kawasan Kelurahan Dempo Makmur, Kecamatan Pagaralam Utara.

Pantauan Kabar Sumatera, Minggu (6/4), sebagian besar rumah yang mengalami kerusakan pada bagian dapur, akibat tertimpa longsoran tanah bercampur batu gunung di kawasan pemukiman padat penduduk Dusun Dempo Rejo, RT 06 dan RT 09, RW 03, Kelurahan Dempo Makmur, Kecamatan Pagaralam Utara. Rumah yang mengalami rusak berat yakni milik Toni dan Jumiran. Sedangkan rusak ringan milik Supardi, Darwisa, Dian, Sajudi, Miskan, Marno dan Sumanti.

“Sepanjang jalan kawasan objek wisata Antan  Delapan dan termasuk kawasan pemukiman padat penduduk Dusun Dempo Rejo, dan Kapung I Perumahan PTPN VII Gunung Dempo, hampir semua terkena berncana longsor setelah diguyur hujan deras, sekitar lima jam sejak pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB,” kata Dian, warga setempat saat dibincangi, kemarin.

Menurutnya, longsoran tanah dicampur batu gunung cukup banyak di sepanjang jalan mulai dari pabrik teh hingga ke lapangan bola kaki Kampung I.  Jumlahnya pun mencapai puluhan titik.

“Paling parah tertimbun longsoran tanah di sekitar kawasan Antan delapan dan di sekitar lapangan parkir Kampung I. Bahkan longsor merusak bagian dapur rumah, hingga memenuhi seluruh bagian ruangan,” jelasnya.

Akibat peristiwa itu kata Dian, tidak hanya merusak bangunan saja, termasuk merusak  saluran air bersih dan sebagian badan jalan tertimbun tanah bercampur air, sehingga ruas jalan yang ada menjadi lincin dan berlumpur.

“Sejauh ini memang sebagian besar hutan disekitar lereng gunung sudah banyak gundul, sehingga lebih mempermudah terjadinya longsor, akibat aliran air hujan kurang terserap oleh pepohonan,” terangnya seraya menyebut tidak ada korban jiwa, tetapi sempat membuat warga panik bahkan banyak yang mengungsi guna menghindari longsor susulan yang lebih besar lagi.

Lanjutnya, sejumlah kawasan longsor bukan hanya di atas tebing saja, tetapi termasuk di dinding bantaran sungai kawasan perkampungan tersebut, dan bahkan tinggal beberapa centimeter saja dengan badan jalan menuju vila Gunung Dempo. “Bencana longsor tidak begitu besar, tetapi hampir sepanjang jalan antara satu hingga tiga meter panjangnya, dengan tinggi tebing sekitar lima hingga 20 meter,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pagaralam, Herawadi didampingi Camat Pagaralam Utara, Yansari mengatakan, longsor terjadi sebagian besar hanya menimbun badan jalan.

Itu sebutnya, dikarenakan daerah yang ada merupakan kawasan dengan ketinggian antara lima hingga 20 meter, yang berada di RT 06 RW 03, Dempo Makmur dan Gunung Dempo. “Tadi malam hujannya cukup deras hingga menyebabkan beberapa titik longsor, terutama disepanjang jalan yang berada di kawasan objek wisata Antan Delapan,” terang Herawadi seraya berkata beruntung kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa.

Ditambahkan Yansari, memang daerah tersebut rawan bencana longsor. Mengingat sebagian hutan di lereng gunung, sudah banyak mengalami kerusakan, sehingga diperlukan penghijauan kembali.

“Sejauh ini kita telah melakukan pendataan terhadap daerah longsor. Sementara kemungkinan bangunan rusak, kalaupun ada hanya rusak ringan karena posisi bangunan menempel di dinding tebing daerah tersebut, sehingga reruntuhan tanah bercampur batu  langsung masuk rumah,” katanya.

 

TEKS       : ANTONI STEFEN

EDITOR    : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster