Kodam Siagakan 6.100 Personil Demi Pengamanan dan Pengawalan Logistik Pileg

 209 total views,  2 views today

PALEMBANG – Komando Daerah Militer (Kodam) II Sriwijaya, menyiagakan 6.100 personil dan satu unit helikopter untuk pengamanan dan pengawalan distribusi logistik Pemilihan Umum Legislatif (Pileg), di lima provinsi.

Lima provinsi dimaksud yakni Sumatera Selatan (Sumsel), Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung (Babel). “6.100 personil yang dikerahkan tersebut, berasal dari Sanpur, Korwil dan Baladam. Prajurit TNI juga di BKO kan ke lima polda di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), “ kata Panglima Kodam II Sriwijaya, Mayor Jenderal TNI Bambang Budi Waluyo saat teleconfre dengan Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Budiman, Minggu (6/4) di ruang Pusat Komando Pengendalian (Puskodal) Kodam II Sriwijaya.

6.100 prajurit TNI yang di BKO kan di lima Polda tersebut rinciannya sebut Budi yakni masing-masing 2.500 personil di Polda Sumsel, Polda Babel, Polda Bengkulu, Polda Jambi dan Polda Lampung.

Budi juga menjelaskan, saat ini pendistribusian logistik tersebut sudah sampai ke tingkat kecamatan. Nantinya tegas jenderal bintang dua ini, prajurit TNI yang di BKO kan di lima Polda tersebut, akan mengawal distribusi logistik hingga ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Di Sumbagsel sendiri, ada 49.511 TPS, yang tersebar di lima provinsi, 50 kabupaten dan 10 kota. Pada 5 -8 April distribusi logistik ini ditargetkan sudah sampai ke kelurahan dan desa, sementara untuk distribusi logistik ke TPS akan dilakukan serentak pada 8 April. Sementara untuk daerah pedalaman, sudah lebih dahulu dilakukan yakni pada 3 April,” tegasnya.

Sampai saat ini sebut Budi, tidak ada hambatan yang dialami dalam distribusi logistik Pileg 2014 tersebut di wilayah Kodam II Sriwijaya. “Hambatan yang terjadi, sifatnya masih wajar dan bisa diselesaikan dengan koordinasi. Kita juga menyiagakan satu unit helikopter, untuk mengangkut logistik ke daerah terpincil,” bebernya.

Budi juga menyebut, di Sumbagsel tidak memerlukan tambahan personil pengamanan. Sebab terangnya, Sumbagsel termasuk daerah yang tergolong kondusif. “Namun Lampung, mendapat perhatian khusus dari kita. Sebab selain menyelenggarakan Pileg, Lampung juga menggelar pemilihan umum kepala daerah (pemilukada). Disana kekuatan, kita tambah,” ujarnya.

Budi menerangkan, dalam Pileg yang menjadi perhatian dan kewaspadaan, pada tahap penghitungan suara, dan pengiriman kotak suara. Sebab terangnya, kemungkinan ada yang tidak puas dengan hasil perhitungan suara.

Sementara itu Kasad, Jenderal TNI Budiman dalam  teleconfre kemarin menyebut tujuan digelarnya teleconfre tersebut untuk mengetahui situasi permasalahan menjelang Pileg. “Leleconfren ini, untuk membantu KPU, kepolisian dalam pelaksanaan Pileg agar berjalan langsung, umum, bebas, rahasia dan aman. Semua Kodam diminta untuk menyampaikan permasalahan yang ada di wilayahnya masing-masing,” tukasnya.

 

TEKS      : DICKY WAHYUDI

EDITOR   : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster