Dekranasda Jadi Pusat Hiburan Untuk Rakyat

 470 total views,  2 views today

dekranasda sumsel

dekranasda sumsel

PALEMBANG – Biaya operasional komplek Dekranasda Jakabaring, setiap bulannya mencapai angka Rp 40 juta. Angka tersebut dinilai besar, jika tidak diimbangi dengan pemanfaatan yang signifikan pada kawasan tersebut.

Karenanya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumsel, berinisiatif menjadikan Dekranasda sebagai tempat wisata hiburan rakyat berskala internasional. Kepala Disperindag Sumsel, Permana mengatakan, usulan Disperindag itu, sudah disetujui Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin.

Untuk menjadikan Dekranasda menjadi pusat hiburan rakyat berskala internasional, akan dicari investor yang bersedia mengucurkan dananya. “Kita akan paparkan itu ke investor, setelah itu investor akan mulai pengerjaan. Pusat hiburan ini bertema Palembang Night Recreation, namun untuk namanya nanti tinggal persetujuan gubernur,” kata permana diwawancarai, kemarin.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa investor “Taman Pelangi” ini bekerjasama dengan Pemprov Sumsel, membangun taman hiburan rakyat baik nusantara maupun mancanegara. Taman hiburan ini lebih ditujukan bagi education training student (pusat pembelajaran siswa).

 

Dimana nantinya, Dinas Pertanian sebagai leading sectornya. “Bakal ada hiburan rakyat, hiburan entertain artis lokal dan nasional, rumah hantu, bom-bom car, sejarah kepemimpinan 15 Gubernur Sumsel yang berbentuk patung, audiorama dari seluruh kabupaten/kota di Sumsel yang sejenis taman mini Jakarta. Untuk target pasarnya memang menengah kebawah, namun dengan fasilitas hiburan tak kalah dengan diluar negeri karena kita juga berencana membuat Musical Fountain seperti Sentosa Island di Singapura,”bebernya.

Estimasi tiket masuknya nanti hanya Rp 10 ribu, saat ini sebut Permana, pembangunannya tinggal menunggu memorendum of understanding (MoU). Sementara designnya sendiri, sudah fix.

“Investor yang membangunnya, meminta minimal lima tahun untuk pengelolaanya. Nilai investasinya itu tidak mahal, hanya berkisar Rp 8 miliar saja, karena tidak begitu banyak fisik yang dibangun. Jadi tinggal poles-poles saja dari bangunan yang sudah ada. Kalau sudah MoU, mungkin 6 bulan sudah selesai, jadi tahun baru 2015 nanti sudah bisa di launching,” ujarnya.

Pihaknya optimis pusat hiburan di Jakabaring ini nantinya, akan sangat ramai karena menyentuh kalangan bawah sekaligus mengobati keinginan masyarakat yang haus akan hiburan.

“Karena kebiasaan orang kita ini, kalau menengah ke atas kurang begitu berminat dengan pariwisata lokal dan lebih sering ke luar negeri. Jadi, kita juga akan buat disini dan bisa dinikmati semua kalangan masyarakat Sumsel,” imbuhnya.

Untuk konsep sendiri 3F yaitu festifal regular event, seperti live musik, atraksi manusia patung. Sedangkan festival special event ada fashion show, atraksi panggung. Begitu juga dengan festival great event, seperti atraksi lumba-lumba, sirkus dan lain sebagainya.

“Saya yakin akan ramai, karena dikemas dengan nuansa yang sangat menarik. Untuk pengunjungnya sendiri ditargetkan 1000 pengunjung dihari biasa Senin sampai Jumat dan 2000 pengunjung per/hari hari Sabtu dan Minggu atau Weekend,” tukasnya.

 

TEKS       : IMAM MAHFUZ

EDITOR    : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster