Wali Kota tak Tepati Janji

 121 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

Karyawan Transmusi Kecewa

PALEMBANG – Karyawan Bus Rapid Transit (BRT) Transmusi mengaku kecewa. Hal tersebut dikarenakan, PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) ingkar janji, untuk membayarkan gaji mereka.

Padahal sebelumnya menurut awak Transmusi, Wali Kota Palembang, Romi Herton sudah berjanji akan membayar tunggakan gaji di awal April secara penuh. “Kami memang sudah menerima gaji, yang dibayarkan hari ini (Jumat, namun belum semuanya dibayar. Padahal sebelumnya dijanjikan, gaji itu akan dibayar penuh,” ungkap salah satu karyawan Transmusi yang tidak mau disebutkan namanya saat dibincangi usai mengecek gajinya di salah satu bank di Palembang, Jumat (4/4).

Ia menyebut, gaji untuk bulan Januari masih sisa 15 persen, Februari 100 persen dan Maret 100 persen. Namun nyatanya, saat pembayaran gaji oleh perusahaan, para karyawan hanya menerima gaji sebesar Rp 1,8 juta untuk bulan Februari saja.

“Gaji saya setiap bulan sebesar Rp 2,2 juta. Seharusnya apabila semua gaji dibayar termasuk tunggakannya,  gaji yang saya terima harusnya sekitar Rp 4,5 juta. Namun, gaji yang yang di transfer ke rekening saya hanya Rp 1,8 juta,” keluhnya.

Karyawan Transmusi lainnya, yang enggan disebutkan namanya juga mengaku kecewa. Besaran gaji yang dibayarkan sebutnya, tidak sesuai dengan janji yang melunasi semua tunggakan gaji yang belum dibayarkan.  “Padahal gaji itu, sangat kami harapkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” keluhnya.

Ia menceritakan, manajemen Transmusi sebelumnya menjanjikan akan membayar lunas semua tunggakan gaji karyawannya.  Janji itu disampaikan saat karyawan Transmusi melakuan aksi mogok kerja, untuk menuntut gaji mereka dibayarkan. “Dari situ kami sempat dijanjikan kalau gaji kami akan dibayar secara penuh, termasuk yang menunggak. Namun, kenyataan gaji yang dibayarkan baru sebagian saja,” ucapnya.

Sementara itu, Manager BRT Transmusi, Djoko Santoso mengatakan, saat ini gaji para karyawan telah dibayarkan. Namun, secara rinci ia mengaku belum mengetahui secara pasti, berapa jumlah yang dibayarkan tersebut.

“Iya, gaji telah dibayarkan. Namun rincinanya saya belum tahu. Saya belum mengecek, berapa besaran gaji yang dibayarkan perusahaan ke karyawan,” kata Djoko saa di konfirmasi, kemarin.

Sebelumnya, Wali Kota Palembang, Romi Herton menjanjikan, semua gaji karyawan Transmusi yang menunggak, akan dibayarkan 1 April. “Saya janji tanggal 1 April nanti, akan langsung saya bayarkan gaji dua bulan,” tegasnya.

Janji itu disampaikan Romi saat dimintai komentarnya oleh wartawan, terkait dengan aksi mogok kerja yang dilakukan karyawan Transmusi. “Kalau ada yang coba-coba mogok langsung di pecat saja. Kita harus bertindak tegas dan disiplin,” ucapnya saat itu.

 

TEKS        : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR      : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster