Oknum Kades, Cekik Anggota LSM

 384 total views,  2 views today

 

Mulyadi Asoy, Ketua FAM-Pali

Mulyadi Asoy, Ketua FAM-Pali

PALI – Penghentian paksa terhadap aktifitas PT QEI Loyak yang beroperasi di Desa Betung Selatan, Kecamatan Abab berbuntut panjang.

Salah seorang oknum Kepala Desa (Kades), Desa Betung Selatan, Ahmad Lakoni, dengan sengaja mencekik leher Asoy, salah satu pimpinan sebuah LSM di Palembang, sebelum dilakukan rapart terbuka.

Kedatangan tokoh masyarakat Abab ini bukan melaporkan perusahaan, melainkan melaporkan Achmad Lakoni kepala desa Betung Selatan kecamatan Abab yang diduga telah menganiaya dirinya.

Informasi yang dihimpun, kejadian bermuka saat Asoy dan Ahmad Lakoni bertemu di sebuah alun-alun. Dari pengakuan Asoy, sebelum. digelar pertemuan di ruangan Asisten II Pemkab PALI telah terjadi keributan antara dirinya dengan Lakoni. Asoy yang saat itu bermaksud memasuki ruangan tiba-tiba diserang oleh Lakoni.

“Tahu-tahu dia (pelaku), sekik leher aku. Karena aku sadar ini kriminal, maka aku memilih diam. Makanya sekarang aku melapor ke polisi,” terang Asoy.

Untuk menguatkan laporannya, Asoy membawa Taufik Effendi (Koordinator LSM Pekik Nyaring) untuk menjadi  sebagai saksi. Taufik mengaku menyaksikan langsung tindakan Lakoni yang dianggapnya arogan itu.

“Makanya begitu Lakoni mencekik Asoy, kubilang, aku yang melaporkan PT QEI bukan Asoy. Karena keberadaan Asoy aku yang ngajak. Karena aku tahu dia orangnya idealis,” terang Taufik.

Achmad Lakoni sendiri saat dihubungi KabarSumatera mengaku bahwa saat itu dirinya khilaf. “Saya khilafm karena waktu itu saya kesal dilaporkan saudara Asoy bahwa perusahaan mengabaikan perusakan gapura. Padahal perusahaan itu telah membuat perjanjian tertulis dengan desa bahwa perusahaan akan membangun kembali gapura itu menjadi lebih bagus lagi,” kata Lakoni.

Lakoni mengungkapkan, dirinya siap mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Biarlah kepolisian yang memeriksa. Apakah saya salah atau benar. Saya serahkan sepenuhnya pada proses hukum yang berlaku” ujar Lakoni.

Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP M Aris SIK melalui Kapolsek Talang Ubi, AKP Zai’an ZL membenarkan telah menerima laporan terkait dugaan perbuatan tidak menyenangkan tersebut. “Saat ini kami sedang mendalami kasus tersebut dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi” jelas Zai’an didampingi Wakapolres IPTU Arsyad AR.

 

Teks        : Indra Setia Haris

Editor       : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster