Masyarakat Harus Memilih Dengan Cerdas

 157 total views,  2 views today

PALI – Menghadapi Pemilu Legislatif pada 9 April mendatang, masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),  akan memilih anggota DPRD kabupaten PALI.

Untuk pertama kalinya, daerah otonomi baru yang belum genap berusia satu tahun itu memiliki DPRD sendiri.

Sebagai daerah yang baru terbentuk, posisi DPRD akan memegang peranan strategis. Berbagai kebijakan berbentuk Peraturan Daerah (perda) akan dilahirkan melalui DPRD ini. DPRD ini juga yang akan ikut mengawasi pembangunan yang sedang berlangsung.

Demikian benag merah dari perbincangan dengan Direktur Program LSM Serampu, Nasir Pidin di Talang Ubi, Jumat (4/4).

Menurut Nasir, dengan posisi strategis inilah dibutuhkan anggota DPRD yang cerdas, berkualitas dan memiliki komitmen yang jelas. Selain itu diperlukan pula tokoh yang terujui kepedulian terhadap masyarakat dengan konsep yang nyata.

“Dibutuhkan figur yang memiliki pemikiran yang jelas bagaimana membangun PALI ini. Sebagai daerah yang baru berkembang dibutuhkan pemikir yang cerdas untuk ikut mengawal pembangunan ini,” kata Nasir Pidin.

Nasir menambahkan, karena membutuhkan anggota dengan pemikiran yang cerdas, maka dibutuhkan pula pemilih yang memilih dengan cerdas pula. “Karenanya masyarakat harus jeli dan bepikir jernih sebelum menentukan pilihan. Masyarakat harus menilai seperti apa calon yang akan dipilih nanti. Apakah calon itu mempunyai konsep dan pemikiran nyata untuk kabupaten ini,” paparnya.

Nasir mengecam keras praktek jual beli suara seperti yang santer terdengar ditengah masyarakat.

“Kita sering dengar satu suara sekian ratus ribu. Itu jelas merugikan. Caleg yang membeli suara rakyat itu menunjukkan ketidakmampuannya. Caleg itu dipastikan tidak memiliki kecerdasan dan konsep membangun. Untuk menutupi ketidakmampuannya itulah, si Caleg rela membayar agar dirinya terpilih. Kalau kita memilih orang seperti itu, sama artinya kita lebih bodoh lagi,” kecam Nasir.

Disinggung cara melihat kualitas seorang caleg, Nasir memberikan tips kepada  masyarakat agar menilai dan melihat rekam jejak para caleg yang nantinya akan dipilih.

“Kita kan bisa lihat dari cara caleg berbicara. cara dia mengeluarkan pendapat dengan cerdas. Kemudian keseharian si caleg selama ini. Apa yang dia perbuat untuk PALI ini. Dengan begitu akan terlihat kualitas caleg itu sendiri,” akunya.

“Kalau masih menginginkan kabupaten ini dibangun secara benar, masyarakat jangan pernah memilih caleg yang membayar. Pilihlah dengan cerdas untuk caleg yang cerdas pula,” tutup Nasir.

 

Teks       : Indra Setia Haris

Editor       : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster