Lurah Gagalkan Penculikan Tiga Bocah

 337 total views,  2 views today

penculikan tiga bocah, usai bermain game Play Station di dekat rumahnya, Jumat (4/4) sekitar pukul 11.30 WIB

tiga bocah korban penculikan usai bermain game Play Station di dekat rumahnya, Jumat (4/4) sekitar pukul 11.30 WIB

PALEMBANG – Lurah Talang Betutu berhasil menggagalkan penculikan tiga bocah, usai bermain game Play Station di dekat rumahnya, Jumat (4/4) sekitar pukul 11.30 WIB.

Ketiganya merupakan  warga Jalan Talang Keramat, Lorong Jamilah 2, RT 43, RW 3, Kelurahan Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Ketiganya yakni M Redo Saputrra alias Edo (9), Jordi Heru Pratama  alias Jordi (8) dan  Alam (12).

Berdasarkan keterangan ketiga bocah tersebut, pelaku bukan warga setempat. Pelaku memiliki ciri-ciri berambut gondrong, jaket hitam, celana warna abu-abu, kulit putih, dan mengunakan sepeda motor Honda Revo warna hitam.

Ketiganya berhasil ditemukan di Jalan Kartowinangun, RW 10, Kelurahan Talang Betutu, Kecamata Sukarami Palembang. Awalnya dari tiga bocah tersebut yang pertama kali ditemukan ialah Edo dan Jordi yang berhasil kabur setelah berontak dari atas sepeda motor pelaku. Selanjutnya Alam yang berhasil selamat dan ditemukan pihak keluarganya.

Gagalnya penculikan ini tak lepas dari kesigapan Lurah Talang Betutu, yang langsung membawa bocah yang selamat dan langsung melaporkannya ke pihak kepolisian dan TNI setempat.

Informasi yang dihimpun, awalnya ketiga bocah ini bermain playstation di dekat rumah mereka di Jalan Talang Keramat, Kenten Laut, Talang Kelapa, Jumat (4/4), sekitar pukul 11.00 WIB.

Mengigat hari Jumat ketiganya mengakhiri permainan pada pukul 11.30 WIB dan hendak pulang menuju rumahnya masing-masing. Secara tiba-tiba datang seorang pria tak dikenal mengunakan sepeda motor Honda Revo menghampiri ketiga bocah ini.

Saat menemui ketiga bocah tersebut pelaku megajak ketiganya untuk menemani dirinya ke pasar membeli pancing, awalnya ketiganya menolak namun dengan bujuk rayunya pelaku hingga akhirnya ketiganya mengikuti keinginan pelaku.

Pelaku mengendarai sepeda motor bonceng empat, Alam duduk di depan sementar Edo serta Jordi dibelaknag pelaku.

Selanjutnya pelaku membawa ketiga korban ke kawasan Talang Betutu melewati hutan yang tidak diketahui oleh ketiganya. Saat itu para korban sempat curiga dan ingin turun lantaran tidak tahu hendak dibawa kemana.

Kemudian saat melintas di Jalan Kartowinangun, RW 10, Kelurahan Talang Betutu, Sukarami, Alam  mulai berontak. Alam langsung mengoyang- goyangkan sepeda motor pelaku. Sepeda motor pelaku pun langsung oleng dan terguling. Saat itulah, korban Edo dan Jordi langsung berlari menyelematkan diri.

Edo dan Jordi, kemudian bersembunyi di kawasan kebun warga. Sementara pelaku langsung kabur membawa Alam. Sekitar pukul 13.00 WIB, Jumat (4/4), warga sekitar melihat kedua korban sedang menangis. Selanjutnya warga tersebut langsung melaporkannya ke Lurah Talang Betutu.

Lurah Talang Betutu, Habibullah yang mendapat informasi tersebut selanjutnya langsung berkoordinasi dengan pihak Koramil Sukarami dan aparat Polsekta Sukarami. Sementara Edo dan Jordi diantarkan oleh Lurah ke rumahnya di Talang Keramat.

Sementar hingga pukul 16.30 WIB Alam belum diketahui keberadaannya, Sementara itu Edo mengatakan jika dirinya dipaksa untuk ikut pelaku, dengan menarik dirinya dan kedua temannya untuk menemani pelaku membeli alat pancing.

“Kami dipaksa ikut kak (pelaku) itu ke pasar beli alat pancing, namun saat kami curiga diajak dia lewat hutan, Alam yang duduk didepat megoyang-goyangkan sepeda motor dan motornya Jadi kami langsung lari. Kalau Alamnya langsung dipegang kakak itu,” tambah Edo.

“Saat itu kami sembunyi di kebon karena takut. Pas ada warga kami langsung bilang kalau kami diculik,” tambah Jordi.

Sementara itu, Lurah Talang Betutu, Habibullah mengatakan saat  ditemukan keduanya lagi nangis dan bilangnya diculik. Jadi langsung saya laporkan ke polisi dan TNI.

“Saat ditemukan warga mereka bilang kalau diculik dan berhasil melarikan diri, setelah itu warga tersebut telepon saya dan mereka saya jemput dan saya antarkan pulang, karena satu kawannya masih dibawa pelaku saya melapor kepolisi dan TNI untuk mencari Alam,” kata Habibullah

Agus Junaidi ketua RT 43 Kenten Laut ditemui di rumahnya membenarkan bahwa ketiga bocah tersebut adalah warganya. Selanjutnya, Agus bersama orang tua Alam M Rizal. Namun  sekitar pukul 17.30 WIB saat hendak melaporkan kejadian penculikan tersebut Alam berhasil ditemukan di kawasan Talang Betutu. “Alam juga sudah ketemu di daerah Talang Betutu juga,” ungkap Agus.

 

Teks        : Oscar Ryzal

Editor       : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster