Hanya Dibayar Rp 60 Ribu Perhari

 382 total views,  4 views today

salah satu pasukan kuning di metropolis

salah satu pasukan kuning di metropolis

Gaji Pasukan Kuning di Metropolis

PALEMBANG – Kenaikan gaji, itulah yang diharapkan kini oleh sekitar 900 petugas harian lepas (PHL), yang bertanggungjawab terhadap kebersihan di Palembang. Besarnya tanggungjawab pasukan kuning ini, ternyata tidak sebanding dengan upah yang mereka terima.

Saifuddin, salah satu petugas kebersihan di Dinas Kebersihan Kota (DKK) Palembang yang dibincangi Kabar Sumatera, Jumat (4/4), mengaku keringat mereka setiap harinya dibayar Rp 60 ribu saja.

Upah tersebut terang Saifuddin, biasa dibayar satu minggu sekali. Setiap Jumat, Saifuddin bersama ratusan rekannya bisa membawa pulang uang senilai Rp 420 ribu. Upah senilai itu menurut pria yang biasa bertugas membersihkan kawasan Jalan Talang Semut ini, tidak cukup apa-apa baginya. “Saya mempunyai dua orang anak dan satu istri, dengan upah itu tidak cukup untuk membiayai hidup kami sehari-hari. Apalagi saat ini, semua harga sudah naik,” ucapnya.

Karenanya kata Saifuddin, ia berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menaikkan gaji mereka. “Sebenarnya wali kota sudah berjanji, akan menaikkan gaji kami. Tetapi gaji itu, baru akan dinaikkan jika Palembang meraih penghargaan tertinggi dibidang kebersihan yakni Piala Adipura Kencana,”  terang Saifuddin.

Hal serupa diungkapkan, Ujang, petugas kebersihan di Palembang lainnya. Ia menyebut, upah yang diterima mereka saat ini sebenarnya tidak sesuai lagi.Karena akunya, waktu kerja pasukan kuning lebih dari delapan jam kerja. “Kami bekerja mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Jadi jika ditotal waktu kerja kami, lebih kurang 15 jam perhari dengan upah Rp 60 ribu per hari,” ucapnya.

Ujang berharap, apabila kota pempek ini memang mendapatkan Adipura Kencana, kenaikan gaji yang dijanjikan Wali Kota Palembang, Romi Herton, benar-benar dapat direalisasikan. “Kami sangat berharap kenaikan gaji itu, kabarnya gaji kami akan ditambah antara Rp 2.500 sampai Rp 5 ribu. Tapi kami berharap, bisa lebih dari angka tersebut sesuai, dengan kerja kami,” ujarnya.

Sebelumnya Kepala DKK Palembang, Agoeng Noegroho menyebut, DKK kini sedang gencar-gencarnya menggalakkan kebersihan di metropolis dengan melibatkan masyarakat. Hal tersebut dilakukan, agar cita-cita Palembang meraih Adipura Kencana dapat terwujud di tahun ini.

“Produksi sampah di Palembang saat ini kisaran 600 ton perhari, sementara sampah yang bisa diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hanya 400 ton perhari. Sebab itu peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan sangat diharapkan,” tukasnya.

 

TEKS        : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR      : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster