Tingkatan Stamina, Rahman Nekat Nyabu

 183 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi


PALEMBANG – Berdalih meningkatkan stamina dan menghilangkan rasa ngantuk, Rahman (38) yang sehari-harinya bekerja sebagai penjaga malam di sebuah perumahan disalah satu kota Palembang, nekat mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu.

Warga Jalan Sematang Borang, Kelurahan Sako Kenten, Kecamatan Sako Palembang ini, ditangkap petugas Unit II, Subdit I, Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), pimpinan Komisaris Polisi (Kompol) Suwagianto, Kamis (3/4).

Ditempat yang berbeda dan waktu yang sama, petugas Unit I, Subdit I, Direktorat Narkoba Polda Sumsel, pimpinan Komisaris Polisi (Kompol) Purmansyah, berhasil menangkap Rudi Antono (32), pengedar sabu.

Kini warga Jalan Naskah, Lorong Abdullah, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami Palembang, juga harus menemani Rahman menghuni sel tahanan khusus narkoba Polda Sumsel.

Dari tangan kedua tersangka, petugas mengamankan barang bukti 11 paket sabu ukuran kecil, lima paket sabu kecil milik Rudi dan tujuh paket sabu milik Rahman. Jika diuangkan, kesebelas paket sabu itu bernilai Rp 3 juta.

Diakui Rudi, dirinya nekat menjual sabu lantaran uang hasil pekerjaannya yang sehari-hari sebagai kernet bus kota tidak mencukupi untuk biaya hidup. “Sabu ini mau dijual. Saya biasa ambil satu jie dari S (DPO). Sudah tiga kali ngambil sama dia,” kata Rudi, Kamis (3/4).

Dilanjutkan Rudi, dirinya sudah tiga kali mengambil sabu dari S. Biasanya, sabu yang dijual Rudi sepaketnya senilai Rp 100 ribu. Pembeli sabu membeli dengan mendatangi kediaman Rudi. “Saya juga sesekali mengkonsumsi sabu. Tidak beli, tetapi sisa dari sabu yang saya jual,” kata Rudi.

Sementara itu, Rahman mengaku sudah satu tahun mengkonsumsi sabu. Ia mengkonsumsi sabu untuk menjaga stamina jaga malam. Apalagi, ia sesekali mendapat order menebas rumput di sekitar kediamannya.

“Uang untuk beli sabu dari penghasilan saya jaga malam. Belajar konsumsi sabu dari teman,” kata Rahman.

Direktur Ditres Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Deddy Prasetyo, melalui Kasubdit I, AKBP Syahril Musa, mengatakan kedua tersangka selanjutnya akan ditempatkan ditahanan Polda Sumsel.

Adapun barang bukti yang disita, yakni 11 paket sabu, selanjutnya akan dimusnahkan. “Kita juga akan mencari keberadaan S dan E. Untuk kedua tersangka, dijerat pasal 112 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tandas Syahril.

 

Teks     : Oscar Ryzal

Editor      : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster