Penambang Pasir Tewas Tersambar Petir

 343 total views,  2 views today

INDRALAYA – Hujan yang mengguyur di wilayah Kabupaten Ogan Ilir (OI), dalam beberapa Minggu terakhir sempat menimbukan korban jiwa.

Fauzi (45), warga Dusun Seberang China (pulau seberang), Kecamatan Sungai Pinang Kabupatn OI, yang berprofesi sebagai penambang pasir di Desa Serijabo Kecamatan Sungai Pinang, tewas setelah tubuhnya tersambar petir disaat korban sedang berada di Pemondokkan penambangan pasir galian C, Kamis (3/4) pukul 14.30.

Jasad pria malang tersebut, hingga saat ini belum berhasil ditemukan. Hal itu dikarenakan tubuh korban terpental ke Sungai Ogan, usai tersambar petir.

Menurut keterangan salah seorang rekan korban bernama kailani (33) warga Desa Srijabo, Kecamatan Tanjung Raja, pada saat turunnya hujan, ia dan korban berusaha untuk berteduh ditempat pemondokkan. Lantaran, tempat berteduh tersebut tidak cukup dua orang, maka korban menyuruh Kailani untuk naik ke daratan guna menarik tali.  “Hati-hati,” ujar cepang menirukan pernyataannya pada saat itu, Kamis (3/4).

Belum sampai kakinya menginjak ke daratan tiba tiba suara petir mengelegar seolah menyambar di belakangnya. “Waktu saya lihat kebelakang, dia (korban) telah hilang, entah kemana,” ujarnya.

Lanjut Cepang, merasa panik dirinya langsung memberitahukan hal ini kepada warga dan pemerintah desa setempat untuk segera dilakukan pencarian. Namun, dikarenakan debit air sungai Ogan pada saat itu tengah mengalami deras.

Hal senada juga diungkapkan Subari (47) salah satu warga setempat. sekitar pukul 15.00 saat itu memang sedang hujan deras disertai kilat yang menggelegar. “Tidak tahunya, terjadi seperti ini,” papar Subari.

Sementara itu, pihak keluarga belum dapat memberikan keterangan karena masih dirundung duka. Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih terus dilakukan dan Fauzi belum diketahui keberadaannya.

Terpisah, Kapolres OI AKBP Asef Jajat Sudrajat melalui Kapolsek Tanjung Raja AKP Zaldi mengatakan, jasad korban pada sore menjelang malam hari belum juga ditemukan. “Masih dalam pencarian,” singkatnya.

 

Teks       : Junaedi Abdillah

Editor     : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster