Libur atau Tidak PNS Saat Pileg, Tunggu Instruksi Kemenpan

 143 total views,  2 views today

 

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat terkait libur, atau tidaknya pada 9 April mendatang. Hal ini diungkapkan Kepala Biro Otonomi dan Kerjasama Daerah Provinsi Sumsel, Yusnin saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (3/4).

Yusnin mengatakan, pihaknya belum dapat memutuskan apakah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada di ruang lingkup Pemprov Sumsel pada 9 April mendatang libur atau tidak. “Ya, libur atau tidaknya PNS pada 9 April nanti, merupakan kebijakan dari pemerintah pusat,” katanya.

Untuk itu pihaknya saat ini masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat, terkait hal tersebut. “Kan pileg ini merupakan agenda nasional, jadi kebijakan untuk meliburkan atau tidaknya pegawai ada ditangan pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB),” ujar Yusnin.

Yusnin mengungkapkan, jika sudah ada keputusan atau kebijakan dari Kemenpan dan), pihaknya akan segera memberikan pengumuman untuk PNS di lingkungan Pemprov Sumsel dan juga untuk PNS yang ada di kabupaten/kota. “Kemungkinan kebijakan dari pusat ini, akan keluar dalam waktu dekat ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Kepegawaian Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumsel, Ismail Fahmi membenarkan bahwa pihaknya belum menerima informasi, apakah para pegawai akan diliburkan atau tetap bekerja seperti biasa.

“Sekarang kita lagi berupaya untuk segera menerima informasi tersebut untuk segera disebarkan baik di Provinsi Sumsel maupun di kabupaten/kota. Mengingat pileg dan pilpres ini berbeda dengan pemilukada yang sudah diatur dalam Undang-Undang (UU) No 32 tahun 2004. Jadi hingga saat ini, kami belum bisa pastikan, memang idealnya paling lambat kita menerima informasi tersebut dalam minggu-minggu ini juga,” ujarnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, petunjuk atau kebijakan dari pemerintah pusat dikirimkan melalui faximile (telepon surat) ataupun informasi langsung dari Humas Kemenpan-RB. “Kalau itu sudah kita terima, untuk penyebarannya tidak sulit karena kita ada Website atau bisa melalui Faximile ke Kabupaten/Kota ataupun surat tertulis ke masing-masing SKPD di lingkungan Pemprov Sumsel, bahkan bisa juga lewat media massa,” tukasnya.

 

TEKS           : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster