Gapura Dihantam Truk, Warga Tuntut Perbaikan

 180 total views,  2 views today

Warga : PT Queen Key Loyak Harus Bertanggung Jawab

PALI – Sebuah gapura setinggi empat yang berada di Desa Betung Timur, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), roboh dihantam truk pengangkut alat berat pengeboran minyak milik PT Queen Key Loyak, beberapa hari lalu.

Ahlasil, warga menuntut adanya perbaikan gapura dari pihak perusahaan. Tuntutan warga sangat beralasan lantaran pembangunan gapura tersebut bersumber dana dari swadaya masyarakat.

Ironisnya, pihak perusahaan enggan mengganti atau memperbaiki gapura tersebut tanpa alasan yang jelas. Warga yang kesal menuntut agar pihak perusahaan bertanggung jawab.

Informasi yang berhasil dihimpun, gapura tersebut roboh setelah dihantam kendaraan besar yang membawa peralatan berat untuk membangun rig pengeboran minyak.

Robohnya gabupa tersebut lantaran peralatan rig yang terlalu besar sehingga sulit untuk dilalui. Petugas yang mengawalnya pun hanya diam saat gapura tersebut roboh.

“Kalau tidak dirobohkan, rignya tidak bisa masuk,” kata warga yang enggan disebut namanya.

Ketua salah satu Organisasi Masyarakat (Ormas), Kabupaten PALI, Taufik Effendi mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan adanya gapura yang roboh akibat dihantam truk.

“Kami kesal, jangankan mau membantu pembangunan. Yang sudah adapun justru dirusak,” kata.

Taufik menyatakan akan mengerahkan massa bila pihak perusahaan tidak mau bertanggung jawab. “Kita tetap tuntut perusahaan menggantinya. Kalau membandel kita siapkan massa untuk aksi,” ancam Taufik.

Sementara itu, Humas PT Queens Key Loyak. Edi Harianto saat dihubungi via seluler tidak aktif. Meskipun sudah dihubungi berkali-kali.

 

Teks  : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster