Sudah Ditembak, Ermi Juga Diamuk Massa

 384 total views,  4 views today

Ermiyanto, saat berada di Mapolsek Tanah Abang usai ditembak petugas dan diamuk massa

Ermiyanto, saat berada di Mapolsek Tanah Abang usai ditembak petugas dan diamuk massa

PALI – Nasib Ermiyanto (24), warga Dusun IV, Desa Betung Barat, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), benar-benar sial.

Pasalnya, usai di tembak betis kanannya oleh anggoat Polsek Tanah Abang saat dikejar petugas, spesialis penodong ini harus menjadi bulan-bulanan warga hingga babak belur dan berlumuran darah.

Kejadian sendiri berlangsung, Senin (31/3) sekitar pukul 14.30 WIB, saat kedua pelaku melarikan diri melalui Jalan Desa Harapan Jaya menuju Desa Lunas Jaya, Kecamatan Tanah Abang, usai melakukan aksi todongnya terhadap korban Kgs M Amri (32), warga Dusun IV, Desa Siku, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim.

Usai menjalankan aksinya, dan berhasil membawa kabur motor korban inilah petugas yang mengetahui kejadian tersebut, langsung mengejar kedua tersangka.

Naas dialami tersangka Ermiyanto yang terjatuh dari sepeda motor dan kembali hendak kabur. Tak ayal, petugas langsung memberikan tindakan tegas dengan menembaki betis kanan tersangka hingga tidak berkutik.

Tak cukup disitu, tersangka yang meringis kesakitan, justru menjadi amukan ratusan massa yang kesal melihat ulahnya hingga babak belur. Massa yang sudah lama kesal akibat sering terjadi penodongan diwilayah itu, mengamuk sasaran yang sudah meringis kesakitan itu.

Beruntung, petugas kepolisian langsung menenangkan massa dan membawannya ke Puskesmas Tanah Abang untuk mendapatkan perawatan.

Sedangkan rekan tersangka yakni, Ek (DPO) berhasil menyelamatkan diri dari amukan massa dan kejaran petugas kepolisian dengan mengendarai sepeda motor yang dibawanya untuk menjalankan aksi penodongan.

“Kami sudah tigo kali pak nodong. Dan korbanyo biasonyo wong koperasi. Caronyo, kami mepet korban dari belakang dan langsung todongke pistol rakitan dan suruh korban berenti. Kalau pistol itu tidak tekeruan kemano pak, abis nodong kemarin,” terang tersangka kepada petugas.

Kapolres Muara Enim, AKBP M Aris, melalui Kapolsek Tanah Abang, AKP A Roni Romli berjanji akan mengusut tuntas aksi kriminal yang terjadi di wilayah hukumnya. “Secepatnya, kita akan menggulung komplotan ini bekerjasama dengan polsek-polsek tetangga. Karena, komplotan ini sudah sangat meresahkan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aksi kriminal dengan cara penodongan  menjadi atensi bagi seluruh Polsek di bawah naungan Polres Muara Enim. “Aksi penodongan memang menjadi atensi bagi seluruh polsek, oleh Kapolres Muara Enim, untuk diberantas,” pungkasnya.

 

Teks  : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster