Semak Belukar Ancam Pengendara Kendaraan

 109 total views,  2 views today

MUARAENIM – Pengendara kendaraan yang melintas di Jalan Muaraenim-Lahat, tepatnya di Simpang Meo, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim-Tanjung tebat, Kecamatan Kota Agung, Lahat, mengeluhkan kondisi jalan tersebut.

Pasalnya, semak belukar yang berada disepanjang badan jalan membuat badan jalan menyempit. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya lubang di jalan tersebut.  “Kita harus ekstra hati-hati jika melintas di jalan ini, karena badan jalan yang menyempit akibatnya banyak semak belukar yang tumbuh. Bahkan beberapa kali kendaraan yang berpapasan, nyaris tabrakan karena pandangan yang terhalang,” keluh Amran, salah satu  sopir angkutan desa (angdes) Muaraenim-Semende ketika dibincangi, Selasa (1/4).

Menurut Amran, kondisi jalan memang tidak terlalu lebar sebab jalan tersebut berada di daerah perbukitan. Hanya saja menurutnya, jika semak belukar itu dipangkas maka akan memberikan jarang pandang yang lebih luas kepada pengendara kendaraan.

Harusnya sebut Amran, semak belukar di jalan tersebut segera dipangkas. Sebab jalan tersebut, termasuk jalan lintas dari sering dilalui kendaraan antar kota dalam provinsi (AKDP) seperti bus Pagaralam-Palembang atau Lahat-Palembang.

“Bus dari Pagaralam-Palembang dan Lahat-Palembang, seringkali melintas di jalan ini karena jika melalui Lahat, sering macet akibat banyak truk batubara yang melintas. Bahkan bus dari Pagaralam tujuan Lampung dan Jakarta juga, sering melintas di jalan ini,” jelasnya.

Hal senada disampaikan, Soleh (45), warga Sugih Waras, Kecamatan Tanjung Agung. Ia menyebut di sepanjang jalan tersebut banyak semak belukar yang tumbuh. Bahkan sebut Soleh, ia bersama dengan pengendara lainnya seringkali mendapati ada pohon tumbang ke badan jalan.

Kemungkinan pohon tersebut roboh, saat turun hujan disertai angin kencang pada malam harinya. “Saya sering melintas di jalan itu, sebab kendaraan saya sering dipakai pedagang untuk membawa barang ke kalangan di desa-desa di Semende dan Kota Agung. Sering kali ada pohon yang tumbang di badan jalan, sehingga mau tidak mau kita harus mengangkat dan membersihkannya dulu agar bisa melintas,” tukasnya.

 

TEKS           : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster