Kantor Desa Lima Tahun Terbengkalai

 559 total views,  2 views today

Kondisi Kantor Kepala Desa Sukaraja, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang sangat Meprihatinkan | Foto : Indra SH

Kondisi Kantor Kepala Desa Sukaraja, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang sangat Meprihatinkan | Foto : Indra SH

PALI – Kantor Kepala Desa Sukaraja, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), saat ini terbengkalai. Bahkan, kantor desa tersebut tak ubahnya rumah hantu.

Pasalnya, sejak lima tahun terakhir kantor itu terbengkalai tanpa dilakukan perawatan

Pengamatan Kabar Sumatera, kantor itu tidak berlantai lagi. Beberapa bagian dinding dan kusen pintu sudah jebol. Lubang menganga menghiasi bagian atapnya.

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, kantor tersebut tidak digunakan sebagai mestinya dan terbengkalai.

“Tidak ada yang menunggu. Cuma jadi sarang hantu saja.  Kalau hujan kantor ini kebanjiran. Mungkin karena itulah perangkat desanya malas memanfaatkan kantor itu,” jelas Febri salah satu warga sekitar.

Tidak dimanfaatkannya kantor kades itu dibenarkan oleh Novi Hartayeni, Kepala Desa (Kades), Sukaraja.

Menurut kades perempuan itu, dirinya tidak bisa menggunakan kantor karena kondisinya sudah lapuk dan nyaris roboh. Apalagi musim hujan tiba, air setinggi pinggang orang dewasa menggenangi kantor itu.

“Kalau sekarang mau kita gunakan  jelas tidak bisa pak. Nyaris roboh gedung itu tuh,” kata Yeni, panggilan akrabnya.

Untuk melayani administrasi warga, Yeni terpaksa merelakan rumahnya untuk dijadikan kantor desa. “Kalau untuk berurusan dengan warga tidak masalah kalau dirumah pak. Tapi kami kasihan sama ibu-ibu yang mau posyandu. Selalu kesulitan mencari tempat sehingga berpindah-pindah,” ujarnya.

Usulan perbaikan terhadap kantor kades itu sudah seringkali diajukan. Namun sampai saat ini belum ada realisasi. “Sejak 2008 saat masih  bergabung dengan Muara Enim kami minta diperbaiki. Tiap kali musrenbang kami ajukan usulan itu. Tapi tetap saja belum ada realisasi,” tambahnya.

Yeni berharap Pemkab PALI dapat mewujudkan impian warganya untuk memiliki kantor kades yang bebas banjir. “Kami berharap untuk segera direalisasikan Pak,” pungkasnya.

 

Teks   : Indra Setia Haris

Editor   : Junaedi Abdillah

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster