DAM di Talang Pangeran Ambruk

 212 total views,  2 views today

KAYUAGUNG – Ironis, baru sebulan selesai dikerjakan, bangunan DAM di Desa Talang Pangeran, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sudah roboh. Pantauan di lapangan Selasa (1/4) kemarin, kondisi robohnya DAM yang dibangun di pinggir sungai desa setempat, akibat longsor tanah pada pondasi bangunan yang berdiri. Kendati posisi robohnya tidak jatuh ke sungai, namun bangunan DAM yang terlihat kokoh itu ambruk. Ditemui ada sebagian yang patah dan pecah.

“Robohnya bangunan itu diperkirakan panjangnya mencapai 10 meter,” cetus Maun, seorang warga setempat.

Katanya, robohnya bangunan itu karena pondasinya yang tidak kokoh, ditambah tanah tempat pembangunan DAM dinilai gembur, akibatnya sering diterjang aliran sungai yang cukup deras mengakibatkan bangunan tidak bertahan lama.

Dikatakannya, sebagai masyarakat setempat pihaknya berharap bangunan yang roboh tersebut bisa diperbaiki kembali. Apalagi sejak bangunan itu selesai dikerjakan, belum ada serahterima ke masyarakat.

“Ini kan belum diserahterimakan, jadi baiknya kita mintak diperbaiki” ungkapnya. Karena kalau dibiarkan roboh seperti itu tanpa adanya perbaikan, maka pembangunanya akan terkesan mubazir, apalagi dengan kondisi yang masih terbengkalai tanpa adanya perbaikan,” ungkapnya.

Ujar Fikri warga desa lainnya, pengerjaan bangunan yang menggunakan dana ADD tahun 2013 tersebut  diduga dikerjakan asal-asalan oleh Pjs Kades, Muslim.  Ia menilai, kalau mengacu pada bangunan yang sebelumnya, tidak pernah roboh dan kuat hingga saat ini masih bisa digunakan.

“Menurut saya ini bukan disebabkan faktor alam, karena sebelumnya desa ini sudah sering membangun DAM, buktinya sampai sekarang bangunan DAM yang lama tidak roboh sampai sekarang. Bahkan lokasinya sama di pinggir aliran sungai. Jadi itu jelas kualitas bangunannya yang rendah,” ucapnya.

Sebab itu, dia mewakili masyarakat desa setempat, pihaknya meminta pihak yang mengerjakan bangunan itu untuk bertanggungjawab atas robohnya DAM itu.

“Ya harus bertanggung jawablah, minimal diperbaiki,” tandasnya.

Sementara Pjs Kades, Muslim, terkait hal ini belum bisa dikonfirmasi, hingga berita ini diturunkan.

 

TEKS    : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster