280 Ton Pupuk Dikembalikan

 275 total views,  2 views today

28-4-2013----pupuk

Ilustrasi | Dok KS

PALEMBANG – Setelah sempat diduga sebagai pupuk palsu, ahkirnya sebanyak 280 ton pupuk milik PT Saras Wati Surabaya, dikembalikan lagi kepada pemiliknya oleh Direktorat Kriminal Reserse khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) unit Industri dan Produksi (Indaksi), Minggu (30/3/2014).

Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Eddy Purwatmo, melalui Kasubdit I Unit Indaksi, AKBP Suhasto mengatakan, sebanyak 280 ton pupuk serta 10 truk pengangkutnya kini sudah dikembalikan kepada pemilik.

Sebelumnya, 280 ton pupuk itu ditangkap karena dianggap oplosan dan diedarkan tanpa izin.

“Dari hasil penelitian laboratorium, tidak ada perbedaan komposisi pupuk yang tertera di kemasan dengan kandungan pupuknya. Sebab itu, karena tidak terbukti, pupuknya kita kmbalikan dan diperbolehkan disalurkan ke PTPN,” kata Suhasto, Selasa (1/4).

Suhasto menambahkan, pihaknya menyita 280 ton pupuk ini bermula karena adanya kecurigaan penyaluran pupuk besar-besaran di Terminal AAL Palembang.

Padahal, biasanya, pembongkaran pupuk selalu dilakukan di Inderalaya. Apalagi, pihaknya menerima kabar adanya pupuk oplosan akan diedarkan.

Bermodalkan informasi itu, Ditreskrimsus mendatangi Terminal AAL Palembang dan melihat adanya aktivitas bongkar muat pupuk yang dilakukan Bumi Lampung Makmur (BLM) dan Dempo Mandiri Lampung selaku tim ekspedisi yang digunakan PT Saras Wati.

Setiba di Palembang, tujuh truk yang dimiliki dua ekspedisi itu transit dan renacanya dengan menggunakan espedisi Trans World Freight (TWF).

“Dari keterangan sopir ekspedisi, tempat yang biasa digunakan untuk bongkar muat di Inderalaya sedang rusak. Sebab itu, dilakukan di Terminal AAL, Palembang,” kata Suhasto.

Sebelumnya, Ditreskrimsus menyita tujuh truck fuso yakni nopol, B 9432 UYW, BE 9066 CC,BE 9691 CG,BE 9924 CE,BE 9854BN, B 9160 BYU dan BE 9504 CM. Serta 3 truck Colt Diasel BG 8706 UV, BG 8356 dan BG 8447 MO.

Selain itu, para sopir, kernet, dan pemilik ekspedisi juga dimintai keterangan. Kini, semuanya sudah dilepaskan setelah hasil laboraorium menyatakan mereka tidak bersalah.

 

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster