Revitalisasi Kawasan Kumuh

 430 total views,  2 views today

ADA yang menarik dan memerlukan dukungan terhadap langkah yang dilakukan oleh Pemkot Palembang yakni berupaya mengoptimalkan program revitalisasi kawasan kumuh dengan membangun perumahan murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah sehingga target “zero slum” tahun 2019 agar dapat direalisasikan.

“Selain membangun rumah murah, pemkot secara bertahap merevitalisasi pinggiran Sungai Musi dengan penguatan tebing atau turap yang didanai APBN,” kata Kepala Bappeda Palembang Sapri Nungcik, Senin (31/3) kemarin. Menurut dia, pembangunan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah membidik sejumlah kawasan, seperti 3-4 Ulu dan Sematang Borang. Kawasan Seberang Ulu memiliki paling banyak lokasi kumuh yang kini secara bertahap mulai dibangun menjadi permukiman sehat. Ia mengatakan, upaya menuju “zero slum” atau tanpa kawasan kumuh terus ditingkatkan.

Dengan demikian optimistis 2019 tidak adalagi kawasan kumuh di kota pempek. Dia menjelaskan, pembangunan rumah murah dan program bedah rumah akan terus dilaksanakan sampai tidak ada lagi permukiman yang tak layak huni. Menurut dia warga kota pempek akan memiliki tempat tinggal sehat dan berwawasan lingkungan tanpa terkecuali.

Sementara itu Bappenas mengunggulkan Palembang menjadi contoh nasional menuju kota tanpa kawasan kumuh sehingga optimitis dapat terealisasi pada tahun 2019. Penanganan kawasan kumuh yang dilakukan pemkot setempat patut menjadi contoh nasional karena dilakukan dengan pendekatan sampai tuntas disertai pembinaan masyarakat, katanya. Bappenas menargetkan enam daerah menjadi percontohan adalah Palembang, Medan, Makassar, Banjarmasin, Surabaya dan Jakarta.

Kita mengharapkan program tersebut dapat terealisasi dengn baik dan berhasil. Sebab dengan pembenahan yang dilakukan terhadap kawasan kumuh selain akan menjadi kota menjadi lebih bersih asri dan menusiawi juga berarti akan lebih meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sebab mereka bermukim di tempat yang layak dan hal itu juga berarti lebih terjamin kesehatan dan kesejahteraan keluarga yang menguninya. Bukan hanya itu kekumuhan juga tak jarang menjadi sarang perilaku kriminalitas.

Jika hal itu terjadi dalam waktu berkepanjangan artinya juga akan menghilangkan rasa keamanan bagi seluruh warga. Semoga warga kita yang bermukim di tempat kumuh juga dapat proaktif membantu terciptanya kondisi revitasi kawasan kumuh di Palembang. (Sarono P Sasmito)





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster