Pengamanan Ketat untuk SBY, Polda Kerahkan 600 Personil

 206 total views,  2 views today

Ilustrasi Polisi | Dok KS

Ilustrasi Polisi | Dok KS

PALEMBANG – Kampanye akbar Partai Demokrat yang digelar hari ini (1/4) di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, akan berbeda dengan kampanye yang digelar partai politik (parpol) peserta Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) lainnya.

Partai dengan nomor urut 7 ini, akan mendapatkan “pengistimewaan”. Itu karena kedatangan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Walau kedatangannya ke Palembang, berstatus sebagai juru kampanye (jurkam) nasional bagi Partai Demokrat, namun status SBY sebagai Presiden Republik Indonesia (RI), membuat kepolisian dibuat sibuk.

Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel, akan melakukan pengamanan ketat di areal kampanye Partai Demokrat. Tak tanggung-tanggung, 600 personil diterjunkan Polda Sumsel untuk pengamanan kedatangan SBY tersebut.

“Kedatangan SBY, memang dengan kapasitasnya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Namun karena ia adalah Presiden RI, maka pengamanan melekat tetap dilakukan. Pengamanan, akan dilakukan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres). Sementara kita, memback up,” kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Djarod Padakova, Senin (31/3).

Polda sendiri, hari ini (Senin) sebut Djarod sudah melakukan gladi bersih persiapan pengamanan. Ada 600 personil sebut Djarod, yang diterjunkan untuk pengamanan SBY. Mereka disebar di sejumlah kawasan di Kota Palembang khususnya di kawasan BKB, yang menjadi pusat kampanye Partai Demokrat.

Sementara itu Staf  Komunikasi DPP Partai Demokrat, Imam menyebut, Palembang adalah kota ketiga yang didatangi SBY dalam rangka kampanye partai berlambang bintang mercy tersebut.  “Sebelumnya, pak SBY sudah melakukan kampanye di Bandung, Medan dan Lampung. Setelah ini ke Semarang, Jakarta dan Surabaya,” jelasnya.

Imam menerangkan, kedatangan SBY ke Palembang adalah bagian dari perjalanan historis SBY. Palembang dan Sumsel umumnya, dianggap sebagai daerah basis bagi Partai Demokrat. Apalagi SBY pernah menjabat sebagai Pangdam II Sriwijaya.

“Kedatangan pak SBY ini, diharapkan bisa mendongkrak perolehan suara Partai Demokrat di Pileg nanti. Jika di 2014 di Sumsel, Partai Demokrat hanya berada di posisi kedua maka di Pileg 2014 ini diharapkan Partai Demokrat bisa menjadi partai pemenang,” ujarnya.

Terkait dengan himbauan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), agar parpol tidak melibatkan anak-anak dalam kampanye terbuka, Imam  menjamin tidak akan ada anak-anak dalam kampanye Partai Demokrat.

“Kita tidak ingin melanggar aturan, DPD dan DPC serta panitia kampanye sudah diperingatkan untuk tidak melibatkan anak-anak dan penggunaan fasilitas negara dalam semua kegiatan kampanye Partai Demokrat,” tukasnya.

 

TEKS          : DICKY WAHYUDI

EDITOR        : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster