Murni Dari Uang Jajan Mereka, Siswa SMA Meranti Bangun Rumah Warga

 1,201 total views,  2 views today

Antusias para siswa SMA Meranti dan SMP PGRI Pedamaran

Antusias para siswa SMA Meranti dan SMP PGRI Pedamaran.

KAYUAGUNG – Banyak cara yang bisa diperbuat untuk membantu terhadap sesama. Seperti yang dilakukan siswa-siswi SMA Meranti Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Melalui Program Meranti Peduli di  sekolah swasta tersebut mereka membuktikan kepada masyarakat bahwa untuk bisa berbuat dan bermanfaat bagi orang banyak tidak harus menunggu sampai menjadi kaya.

Ini telah dibuktikan mereka diusia yang masih duduk dibangku sekolah, sudah mampu menginspirasi orang banyak. Dengan melakukan pemugaran rumah bagi warga yang memiliki tempat tinggal tidak layak huni. Salah satunya rumah milik pasangan suami istri Agam Soleh dan Surniyati, warga Desa Pedamaran VI, yang anaknya merupakan siswi di sekolah tersebut bernama Emilia.

Rumah reot yang tidak layak huni tersebut, kini mampu disulap oleh para siswa melalui penyisian uang jajan yang terkumpul hingga mencapai Rp57,8 juta. Sungguh luar biasa.

Usai melalui proses pemugaran yang cukup lama, akhirnya Minggu (30/3) kemarin, rumah tersebut selesai pengerjaanya dan diresmikan pemakaiannya. Acara peresmian tersebut dihadiri seluruh siswa SMA Meranti serta guru dan kepala SMA Meranti, Gunadi Oesin SH yang sangat bangga atas kepedulian anak didiknya. Serta saksikan kades dan perangkat desa setempat dan masyarakat Pedamaran.

Kepala SMA Meranti Gusnadi Oesin SH, dalam kesempatan tersebut mengatakan, program Meranti Peduli ini adalah program kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang tidak memiliki tempat tinggal layak huni. Yang nantinya disulap menjadi rumah permanen layak huni. Program ini sendiri masih fokus untuk siswa sekolah yang memiliki rumah tidak layak. Namun pihaknya berjanji program ini kedepan akan menjangkau lebih luas lagi. Tidak hanya diperuntukkan bagi siswa sekolah, namun juga masyarakat umum lainnya yang hidup di bawah digaris kemiskinan.

Dikatakannnya, sebagai kepala sekolah dia hanya selaku pembina dan ketua dari kegiatan program ini. Selebihnya penggalangan dana murni dilakukan oleh siswa melalui penyisian uang jajan mereka sebesar Rp 2 ribu perminggu.

”Rata-rata rumah yang telah kita renovasi melalui program ini menghabiskan dana hingga Rp60 jutaan, dan itu semua dikumpulkan dari uang jajan siswa,” ungkapnya.

Dari program ini, setidaknya siswa di sekolahnya sudah mampu melakukan renovasi rumah sebanyak 7 unit.

“Tiga hanya dilakukan rehab kecil, dan empat unitnya dipugar total alias bangun baru. Alhamdulillah masyarakat di Pedamaran sangat apresiasi dengan program ini. Saya sendiri selaku kepala sekolah bangga dengan anak didik saya,” akunya.

Ditambakan Kepala SMP PGRI Pedamaran, Suparedi SPd, selaku penanggung jawab program tersebut. Mengatakan, pihaknya mengklaim program Meranti Peduli ini baru satu-satunya ada di Indonesia, kedepan pihaknya bakal merencanakan program serupa dengan nama Program Masyarakat Pedamaran Peduli.

“Program ini nantinya seluruh masyarakat akan menggalang dana sebesar Rp 1.000 per minggu. Yang nantinya dana tersebut digunakan untuk merehab rumah warga yang tidak layak, sehingga kedepan tidak ada lagi masyarakat yang tidak memiliki tempat tinggal yang tidak layak huni. Dan itupun kalau masyarakat Pedamaran setuju,” tandasnya.

 

TEKS   : DONI AFRIANSYAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster