Polda Sumsel Grebek Agen Pupuk Oplosan

 443 total views,  2 views today

PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumse) belum lama ini menggerebek salah satu agen pupuk yang diduga menjual pupuk oplosan. Agen tersebut bernama UD Tiga Serangkai, yang berlokasi di Prabumulih dan dimiliki oleh Rahman Raidi.

Direktur Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel, Kombes Eddy Purwatmo, melalui Kasubdit I, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Suhasto, mengatakan Polda Sumsel menerima banyak laporan dari petani yang merasa tidak ada perubahan dari tanaman setelah diberi pupuk yang berasal dari UD Tiga Serangkai.

Berdasarkan laporan itu, Polda Sumsel mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. “Kita ambil sampel dari pupuk yang dijual UD Tiga Serangkai. Rupanya, tidak sesuai komposisi yang tertera di kemasan dan unsur haranya tidak mencapai 30 persen,” kata Suhasto, Jumat (27/3).

Begitu hasil lab diterima, lanjut Suhasto, Polda Sumsel kembali mendatangi UD Tiga Serangkai. Untuk saat ini, UD Serangkai tidak diperkenankan untuk menjual pupuk kepada petani dan dua ton pupuk yang ada di gudang juga sudah dipasangi garis polisi.

Adapun merk pupuk yang sering dijual UD Tiga Serangkai adalah NPK Phoska, NPK Mutiara Karet, Extra Kalon, dan SP 36. Biasanya, jenis-jenis pupuk ini digunakan untuk tanaman perkebunan dan pertanian.

“Untuk pemilik, sudah kita mintai keterangan. Tidak menutup kemungkinan akan dinaikkan menjadi tersangka. Kepada masyarakat dihimbau untuk tidak membeli merk pupuk tersebut,” kata Suhasto.

Dari hasil pemeriksaan terhadap Rahman, lanjut Suhasto, diketahui UD Tiga Serangkai mengambil pupuk dari CV Makmur Jaya Mojokerto Jawa Timur. UD Tiga Serangkai memakai jasa ekspedisi untuk mengambil sejumlah pupuk dari CV Makmur Jaya.

Sayangnya, pupuk oplosan ini belum diketahui apa memang dioplos dari CV Makmur Jaya, ekspedisi, atau murni dilakukan oleh UD Tiga Serangkai.

Diungkapkan Suhasto, menurut keterangan Rahman, UD Tga Serangkai tidak melakukan pengolahan kembali usai menerima pupuk dari CV Makmur Jaya.

Jika memang terbukti pupuk dioplos oleh CV Makmur Jaya, Polda Sumsel akan berkoordinasi dengan polsek setempat dimana CV Makmur Jaya berada untuk memeriksa lebih lanjut.

“Tidak menutup kemungkinan, pupuk dioplos oleh tim ekspedisi. Siapa pun yang terlibat mengoplos pupuk ini, akan diproses secara hukum yang berlaku,” kata Suhasto.

 

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster