Mobdin Kadis tak Harus Ikuti Gubernur

 297 total views,  2 views today

 

PALEMBANG – Ada yang sedikit berbeda, dengan mobil dinas (mobdin) yang dipakai Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), sejak beberapa pekan terakhir. Jika sebelumnya, kendaraan dinas orang nomor satu di Sumsel itu adalah Nissan Elgran namun sekarang mobdin orang nomor satu di Sumsel itu adalah Toyota Kijang Innova.

Sementara itu, mobdin yang dipakai kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau kepala dinas (kadis), kepala badan (kaban) dan kepala biro (karo) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, justru lebih mewah.

Pantauan Kabar Sumatera, mobil dinas yang dipakai kepala SKPD di lingkungan pemprov beragam. Ada yang mengendarai Nissan Terrano dan kendaraan lainnya yang kapasitas  mesinnya lebih besar dan lebih “mewah”.

Namun menurut Kepala Biro (Karo) Umum dan Perelengkapan Setda Prov Sumsel, Robby Kurniawan, mobil dinas yang dipakai pejabat eselon II atau III, tidak harus sama atau lebih sederhana dengan yang dipakai gubernur.

“Tergantung pejabatnya, mungkin ada yang bersikap pro rakyat ada juga yang type lainnya. Tetapi mobil kepala SKPD, tidak harus mengikuti kepala daerah. Yang penting sesuai dengan peraturan yang berlaku,”  kata Roby ketika dibincangi, Jumat (28/3).

Kendaraan dinas untuk pejabat eselon II dan III jelas Roby, sudah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri). Dalam peraturan itu, pejabat eselon II kendaraan dinasnya dengan kapasitas mesin 2500 cc diesel atau 2000 cc jenis premium. Sedangkan untuk pejabat eselon satu dan kepala derah, adalah kendaraan bermesin diatas 3000 cc.

Namun jika pejabat eselon I, II dan III menginginkan kendaraan dinasnya, lebih rendah dari batas ketentuan yang di tetapkan, maka Biro Umum dan Perlengkapan yang ditugaskan mengurus pengadaan fasilitas pejabat pemprov, siap mengadakannya sesuai yang dibutuhkan pejabat tersebut.

“Namun mobil Kijang Inova yang dipakai gubernur, sebagai kendaraan dinasnya saat ini hanya dipergunakan di dalam kota saja. Sedangkan untuk keluar kota, kendaraan dinas berbeda lagi, sesuai dengan kebutuhan. Selain itu kendaraan dinas Gubernur yang lama (Nissan Elgran) juga masih ada dan siap sewaktu-sewaktu akan dibutuhkan di dalam kota,” tukasnya.

 

TEKS           : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster