Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang, Bilboard Timpa Innova & Avanza

10 total views, 3 views today

Sebuah papan Bilboard Raksasa roboh setelah diterpa angin kencang disertai hujan lebat di Jl. R.Sukamto, Palembang, Jumat (28/3). Kejadian yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB ini, mengakibatkan dua mobil yang melintas tertimpa dan tiga korban dalam keadaan kritis. Foto : Bagus Kurniawan/KS

Sebuah papan Bilboard Raksasa roboh setelah diterpa angin kencang disertai hujan lebat di Jl. R.Sukamto, Palembang, Jumat (28/3). Kejadian yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB ini, mengakibatkan dua mobil yang melintas tertimpa dan tiga korban dalam keadaan kritis.| Foto : Bagus Kurniawan

PALEMBANG – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Palembang, Jumat (28/3) sore, membawa korban. Sebuah bilboard yang berada di Jalan R Soekamto, tepatnya di depan BPJS Kesehatan Palembang ambruk sekitar (28/3) pukul 15.30 WIB.

Bilboard  yang roboh lantaran angin kencang yang menyertai hujan deras itu, menimpa dua unit mobil yang melintas di lokasi kejadian. Billboard menimpa bagian mesin mobil Toyota Innova, yang melaju dari Simpang Polda menuju Simpang Patal, sementara di jalur berlawanan billboard itu, menimpa mobil Toyota Avanza warna Silver.

Toyota Avanza silver tertimpa billboard secara telak. Hampir seluruh bagian mobil tertimpa billboard yang bertiangkan besi baja tersebut. Saking telaknya, bagian atap mobil sudah nyaris sama rata, dengan bagian depan mobil.

Informasi dari warga setempat, satu dari dua penghuni mobil Toyota Avanza dikabarkan tewas tertimpa billboard. Sementara dua penghuni lainnya dikabarkan menderita luka dan kini dalam perawatan rumah sakit. Bahkan beredar pesan berantai dari blackberry messenger (BBM), kalau kejadian itu menyebabkan empat korban tewas. Kabar tersebut, dipastikan hoak (bohong), karena semua korban mengalami luka serius, dan masih di rawat di RS Hermina, Palembang.

Untuk mengevaluasi tiga korban yang berada di dalam mobil Toyoya Avanza tersebut, warga butuh waktu hampir 30 menit lamanya. “Penghuni mobil ada yang terjepit di dalam mobil dan ketiganya tidak sadar. Bersama masyarakat, kami mengeluarkan penumpang di dalam mobil itu, selama 30 menit. Itu karena, sedikitnya ruang untuk bergerak di bawah billboard,” kata Sutriyono (20), salah satu saksi mata yang dibincangi di lokasi kejadian.

Dijelaskan Sutriyono, saat kejadian ia sedang berteduh di Alfamart di sekitar lokasi kejadian. Warga Jalan Kol H Burlian KM5 itu, tiba-tiba mendengar suara ‘kreak’ yang sangat keras. Tak hanya itu, ia juga melihat percikan api dari kabel listrik yang berada di kawasan.

“Setelah itu saya dan beberapa pengguna jalan dan warga sekitar langsung membantu mengeluarkan korban dari mobil silver, dan dibawa ke rumah sakit. Untuk kendaraan mobil hitam hanya bemper kendaraan depannya saja yang tertimpa,” jelasnya.

Sementara sopir mobil Toyota Innova, Didi, tidak mengalami luka sedikit pun. Hanya saja, bagian depan mobilnya ringsek tertimpa billboard. Tetapi, mobilnya masih bisa melaju. “Saat itu, mobil yang saya kendarai melaju pelan. Tiba-tiba, reklame roboh dan menimpa bagian depan mobil saya. Secara refleks, saya menginjak rem sekuat-kuatnya. Sebelumnya, saya mendengar suara seperti ada benda patah,” terang Didi.

Dilanjutkan Didi, begitu bagian depan mobilnya tertimpa billboard, ia langsung keluar dari mobil yang ia kendarai. Ia tidak bisa berbuat apa-apa, saat melihat bagian depan mobilnya tertimpa billboard yang roboh.

Pantauan di lokasi, billboard yang tertanam di dua jalur Jalan R Soekamto ini berdiri dengan ditopang tiga tiang besi. Masing-masing tiang tertanam di dua sisi Jalan R Soekamto dan satu tiang tertanam di median jalan.  Masing-masing tiang, ditanam dengan di las dan dipasangi paku baja.

Ketiga tiang billboard ini lalu patah, saat hujan deras dan angin kencang melanda Palembang. Ditengarai, pondasi tiang tidak mampu menahan bobot billboard yang tertiup angin kencang dan billboard akhirnya jatuh ke arah menuju Simpang Patal.

Peristiwa robohnya billboard ini menjadi perhatian warga setempat yang melintas. Aktivitas lalu lintas macet total dan pengguna jalan yang hendak menuju Simpang Patal dan Simpang Polda terpaksa memutar balik kendaraannya. Sebelum memutar balik, mereka terlebih dahulu mengabadikan momen robohnya billboard raksasa ini.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Palembang, sempat kesulitan untuk  menjangkau lokasi.  Pasalnya, aktivitas lalu lintas di Jalan Basuki Rahmad dan Jalan R Soekamto macet total. Belum lagi, beberapa pohon tumbang tepat di jalan dan beberapa ruas jalan juga digenangi air.

Hujan deras dan angin kencang yang melanda Palembang itu, tidak hanya mengakibatkan ambruknya bilboard di Jalan R Soekamto saja. Informasi dihimpun, terjangan angin kencang itu juga menyapu bangunan  . Salah satunnya di Jalan Let Simanjuntak, Lr Musi, Kelurahan Pahlawan.

Rumah milik  Mijid itu, atapnya melayang ditiup angin hingga bagian atas terbuka. Beberapa dinding yang terbuat dari kayu juga roboh, sehingga  membuat Mijit harus menginap di rumah keluarganya.

Selain billboard di Jalan R Soekamto, billboard di depan kantor Harian Umum Sriwijaya Post juga nyaris roboh. Bagian tiang penopang sudah miring dan bagian tempat tertempelnya kertas reklame juga sudah tertunduk. Warga setempat pun cemas billboard ini, akan tumbang.

Di jalan protokol yang lain, salah satunya di Jalan Kolonel H Barlian, billboard-billboard nyaris seluruhnya tumbang. Begitu juga pohon-pohon yang ada di tepi jalan. Namun, tidak ada yang menimpa pengguna jalan.

Pohon tumbang juga ada di beberapa ruas Jalan Basuki Rachmad, seperti di kawasan Hotel Aston Palembang dan Simpang Angkatan 66. Ini mengakibatkan arus lalu lintas sedikit terhambat karena pohon tumbang tepat di tubuh jalan. Pohon tumbang juga terjadi di halaman dalam Mapolda Sumsel. Akibatnya, pohon itu menimpa kabel listrik.

 

TEKS           : OSCAR RYZAL

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com