TK Pensel Hingga Kini Masih Numpang

 403 total views,  2 views today

MUARAENIM – Taman Kanak-kanak Pensel, singkatan dari Penyandingan Seleman yang berada di Desa Penyandingan Tanjung Agung hingga saat ini belum memiliki tempat untuk melakukan proses belajar mengajar sehingga TK Pensel ini harus menumpang di SDN 21 Kecamatan Tanjung Agung. Sekolah yang sudah berdiri sejak tiga tahun lalu itu, sangat dibutuhkan masyarakat yang ada di kedua Desa yakni Desa Penyandingan dan Desa Seleman.

Ketua Yayasan Pensel, Candra Indrayanti SPd, sekaligus pendiri sekolah TK mengatakan, merasa prihatin melihat keinginan masyarakat Penyandingan dan Seleman yang menginginkan ada sekolah taman kanak-kanak di tengah-tengah desanya. Padahal pemerintah tengah gencar membuat target minimal satu desa ada satu sekolah TK.

“Awalnya saya melihat di kedua desa tersebut belum ada Sekolah TK, padahal masyarakatnya sangat menginginkan ada sekolah taman kanak-kanak di desanya. Nah, dari hal itulah saya membuat sekolah TK Pensel ini,”ungkap Candra dibincangi koran ini dikantornya, kemarin (27/3).

Dikatakanya, untuk mendirikan sekolah TK tersebut menurutnya tidak mudah, karena memerlukan perjuangan dan materi yang tidak sedikit. Masih kata dia, hingga sekarang ini TK Pensel belum mempunyai gedung sendiri dan masih menumpang di SDN 21.

Namun dengan usaha dan kerja kerasnya dan mendapat dukungan dari pemerintah setempat, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mendapat bantuan hibah sebidang tanah dari desa Penyandingan. Lokasi tanah tersebut tidak jauh dari sekolahnya sekarang ini.

“Alhamdullilah kita mendapatkan sebidang tanah hibah dari Desa, tinggal kita berusaha minta bantuan untuk mendirikan bangunan sekolahnya,”imbuhnya.

Sementara itu, Kepala TK Pensel, Nur Salma mengatakan, saat ini murid TK Pensel berjumlah 39 anak yang semuanya berasal dari Desa Penyandingan dan Desa Seleman. Karena kelasnya terbatas dan masih numpang, maka kegiatan belajar di bagi menjadi dua yakni kelompok A pagi dan kelompok B siang.

“Kita masih terbatas ruang kelas, jadi ada masuk pagi dan masuk siang. Namun jika hari sabtu anak-anak kita gabung,”jelasnya.

Lanjut dia, ada banyak kegiatan belajar dan bermain di sekolah TK milik masyarakat ini. Kata dia, mulai dari belajar menulis, mengaji, berhitung, hingga memberikan makanan tambahan gizi berkala.

“Pelajarandi TK Pensel ini sama dengan sekolah TK pada umumnya. Di sekolah kita ini secara berkala ada pemeriksaan kesehatan gratis dari Puskesmas Tanjung Agung,”imbuhnya.

Sandra Dewi (35), salah satu warga Desa Penyandingan mengatakan, keberadaan TK Pensel di Desanya sangat dibutuhkan masyarakat. Kata dia, sekolah tersebut sudah mampu mencerdaskan anak usia dini di Desanya. Dirinya berharap kepada pemerintah untuk memperhatikan TK Pensel tersebut. Sehingga sekolah milik masyarakat Desa Penyandingan dan Desa Seleman itu bisa maju dan bisa bersaing dengan sekolah yang ada di kota.

“Kami seneng sekali ada sekolah Tk di Dusun. Sehingga anak-anak usia dini di dusun bisa mendapatkan persiapan pendidikan sebelum masuk ke Sekolah Dasar. Semoga pemerintah memberikan perhatian kepada sekolah ini, supaya maju dan bisa bersaing dengan sekolah yang ada di kota,”terangnya.

Teks : SISWANTO

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster