PKG-Gemmapra Soroti Proyek Fisik PT BRU

 264 total views,  2 views today

Ilst.

Ilst.

PALEMBANG – Puluhan massa yang mengatasnamakan Perhimpunan Gerakan Keadilan (PKG) Sumsel dipimpin langsung ketua umumnya, Rizal Syamsul dan Gerakan Mahasiswa dan Muda Mudi Prabumulih (Gemmapra), Kamis (27/3) melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel.

Massa menuntut aparat Kejati agar mengusut tuntas indikasi penyimpangan pada sejumlah proyek fisik yang ada di wilayah Kabupaten Muara Enim dan Kota Prabumulih yang dikerjakan seluruhnya oleh kontraktor PT Bania Rahmat Utama (BRU).

Menurut koordinator aksi, Antoni, selama ini akibat ulah dari PT BRU yang menguasai hampir sebagian besar proyek besar yang ada di wilayah Sumsel utamanya di Kabupaten Muara Enim dan Prabumulih  mengakibatkan terjadinya kerugian negara dalam jumlah besar.

“Selama ini hasil investigasi kami ada sejumlah proyek yang dikerjakan PT BRU utamanya yang ada di wilayah Muara Enim dan Prabumulih diduga tak sesuai dengan perencanaan awal dan banyak yang menyimpang dari aturan,” sebut Antoni dalam orasinya disambut yel-yel dari pengunjuk rasa yang hadir.

Antoni lantas menyebut diantara pengerjaan proyek yang dikerjakan PT BRU yang tak sesuai perencanaan dan terindikasi dikerjakan asal-asalan adalah pengerjaan pembuatn jalan Tanjung Raja-Senam Bungkule-Rebumai-Swarna Dwipa sepanjang 6 kilometer.

Proyek jalan yang bersumber dari dana APBD Muara Enim tahun 2013 senilai Rp9 milyar melalui SKPD Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Muara Enim ini disnyalir dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai dengan dokumen Rencana Anggaran dan Biaya (RAB) serta spesifikasi teknis sebagaimana yang tercantum di dalam dokumen proyek.

Selain itu, proyek yang juga dikerjakan PT BRU yang juga disorot demonstran PKG Sumsel dan Gemmapra ini adalah pengerjaan lanjutan proyek jalan lingkar Prabumulih yang pada awalnya dikerjakan oleh PT Nindya Karya (NK) Persero.

Setelah hampir 45 menit lamanya menyampaikan orasi, para pendemo ini akhirnya ditemui oleh Kasi Penkum dan Humas Bidang Intelijen Kejati Sumsel, Mulyadi SH yang mengapresiasi pengaduan PKG Sumsel dan Gemmapra ini.

“Namun, untuk kongkretnya supaya pengaduan ini dapat ditindaklanjuti mohon kiranya dapat menyampaikan pengaduan secara tertulis kepada Kejati Sumsel yang nantinya bakal melakukan telaah terhadap pengaduan tersebut,” tukas Mulyadi.

 

Teks   : Oscar Ryzal

Editror  : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster