Perkuatan Pinggiran Sungai Musi Tahun Ini tidak Dapat Bantuan

 458 total views,  2 views today

Panorama Taman Kampung Kapitan yang Berada Di Pinggiran Sungai Musi

Ilustrasi Panorama Taman Kampung Kapitan yang Berada Di Pinggiran Sungai Musi

PALEMBANG – Tahun ini, Kota Palembang tidak mendapatkan dana bantuan untuk pembangunan proyek turap atau perkuatan pinggiran Sungai Musi. Padahal, sejak 2006 hingga 2013 lalu, kucuran dana dari pemerintah pusat terus mengalir.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pantai dan Sungai Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) IIIV, Eko Purwanto menuturkan, tahun ini Palembang memang tidak mendapatkan proyek pengerjaan turap dari pemerintah pusat.

Namun, pihaknya tidak mengetahui pasti alasan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), tidak memberikan alokasi. Biasanya, pembangunan yang dilakukan terbentur masalah pembebasan lahan yang belum dibebaskan.

“Pada prinsifnya, pembangunan dapat dilakukan jika lahan sudah dibebaskan, karena pengerjaan fisik menjadi tanggung jawab kami,” kata Eko yang dibincangi usai melakukan koordinasi dengan Pemkot Palembang di Hotel Swarna Dwipa, Kamis (27/3).

Ditempat yang sama, peneliti dari Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Sriwijaya, Maulid M. Iqbal mengatakan, rencana Pemkot Palembang untuk melakukan penataan terhadap tepian Sungai Musi, sangat baik.

Karena katanya, kawasan tepian Sungai Musi sangat strategis dan perlu penataan. “Selain untuk konservasi, aliran sungai juga menjaga penampang hidrolis Sungai Musi. Tapi, permasalahan yang dihadapi untuk untuk penataan tepian kawasan Sungai Musi tersebut, terkendala belum ada kesepakatan tentang batas-batas daerah milik sungai. Apalagi, masyarakat yang membuang MCK di sungai,” ucapnya.

Selain itu, kendala lainnya adalah, masih banyak anak sungai yang mengalami pendangkalan dan rusak, sanitasi pemukiman di sepanjang Sungai Musi yang masih sangat buruk. “Contohnya, ada beberapa titik lahan yang sudah dibebaskan dan dilakukan pembangunan turap, namun batal. Akibatnya, banyak lahan yang sudah dibebaskan namun diambil lagi oleh warga. Artinya, pemkot harus melakukan pembebasan lahan lagi,” ujarnya.

Menurutnya, untuk mengatasi kendala tersebut, harus ada langka kongkrit agar penataan Sungai Musi untuk menjadi open area yang dilengkapi fasilitas pendukung seperti penghijauan, dapat terwujud. “Yah harus bekerja keras, bagaiamanapun caranya harus bisa, itu tugas Pemkot Palembang,” imbuhnya.

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Investasi, Sudirman Teguh mengatakan, Pemkot Palembang mempunyai rencana untuk menata tepian Sungai Musi. Nantinya, setiap rumah akan menghadap Sungai Musi, sehingga berwawasan lingkungan. “Dengan begitu, mampu menciptakan zona ekonomi, selain itu menghindari juga masyarakat MCK di sungai,” tukasnya.

 

TEKS        : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR       : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster