Dugaan Kasus Narkoba Kades Sungai Sodong Digelandang BNN

14 total views, 6 views today

bnnKAYUAGUNG – Kepala Desa (Kades) Sungai Sodong, Kecamatan Mesuji, Kabupaten OKI, Maonah (50) digelandang anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Atas dugaan penggunaan narkoba di kediamannya,
Maonah ditangkap di rumahnya kawasan Kelurahan Tanjung Rancing, Lingkungan 2, RT 4 pada operasi senyap pukul 18.30 WIB, Rabu (26/3).

Dalam penggerebekan malam itu, tim BNN mendapatkan dua pucuk senpi rakitan dan pisau. Untuk penyelidikan lebih lanjut sang kades, yang sebelumnya sempat dilaporkanke Polres OKI oleh lawannya dalam pilkades beberapa waktu lalu terkait dugaan penggunaan ijazah palsu, kini digiring ke kantor BNN Provinsi Sumsel untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Kami tidak bisa memberikan keterangan saat ini, karena masih dalam penyelidikan” kata salah seorang anggota BNN Provinsi Sumsel yang saat itu terlihat terburu-buru menggiring Maonah kedalam mobil Toyota Rush BG 1038 MD, bewarna silver.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) OKI, Aliamir, melalui Kabid Pemerintahan Desa, H Zulfikri, ketika dikonfirmasi terkait penangkapan kades Sungai Sodong tersebut. Membenarkan hal tersebut, pihaknya telah mendapatkan informasi, untuk saat ini kata dia, biarlah pihak penegak hukum menyelidiki kasus tersebut. Sementara saat ini pemerintahan di Sungai Sodong tetap berjalan, dengan digantikan oleh perangkat desa setempat dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Bila nantinya terbukti bersalah melanggar hukum, maka yang bersangkutan akan diberhentikan sebagai kades. Karena telah melanggar sumpah jabatannya yang tertuang dalam Perda nomor 6 tahun 2006 tentang pemerintahan desa.

Sekedar informasi, Kades Sungai Sodong, Maonah merupakan kades terpilih kedua kalinya di desa tersebut. Yang bersangkutan sampai saat ini masih terkait hukum atas laporan lawannya Cican yang kalah dalam pertarungan Pilkades. Cican melaporkan Maonah atas laporan dugaan penggunaan ijazah palsu dalam pencalonannya maju pada pilkades beberapa waktu lalu.

Kendati belum ada pembuktian terkait laporan tersebut. Namun nasib Maonah sepertinya sudah ditakdirkan bakal berurusan dengan hukum lantaran dugaan penggunaan narkoba. Hingga digerbek pihak BNN Provinsi di kediamannya Kayuagung, Kelurahan Tanjung Rancing.

 

TEKS    : DONI AFRIANSYAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com