76 Sarjana STITQI Diwisuda

 76 total views,  3 views today

Sebanyak 76 sarjana STITQI, Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI) angkatan VIII di wisuda oleh Ketua STITQI Mukhyidin MA. Acara dihadiri Direktur Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama RI, DR H Amin Haedari MPd dan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan H Muslim mewakili Gubernur Sumsel, sedangkan mewakili Bupati OI yakni Asisten III  Wilson.

Sebanyak 76 sarjana STITQI, Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI) angkatan VIII di wisuda oleh Ketua STITQI Mukhyidin MA. Acara dihadiri Direktur Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama RI, DR H Amin Haedari MPd dan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan H Muslim mewakili Gubernur Sumsel, sedangkan mewakili Bupati OI yakni Asisten III Wilson.

INDERALAYA – Pendidikan  di Indonesia dirasakan masih kurang membangun. Untuk itu, perlu adanya konsep yang harus dilakukan, pertama dalam dunia pendidikan harus dibangun self idol  yaitu ada yang diidolakan, lalu self  image, yakni suatu yang diangan-angkan dari siswa itu sendiri serta self insting, dimana seberapa besar  mencintai dan menyukai pekerjaan

Hal tersebut diungkapkan Direktur Pendidikan Agama Islan Kementerian Agama RI, DR H Amin Haedari MPd, disela-sela acara wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Alqur’an Al-Ittifaqiah (STITQI), Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir (OI), angkatan VIII, Kamis (27/3),

“Ya, ketia konsep inilah yang harus dibangun. Jika ketiganya diterapkan, maka pendidikan di Indonesia akan lebih  baik lagi,” tuturnya.

Ia menambahkan, seorang profesional harus bisa 24 jam menjadi guru dimana ebagian waktunya dihabiskan bersama anak didiknya.

Sementara itu, Ketua STITQI,  Mukhyidin  meminta kepada para wisudawan dan wisudawati untuk terus mengembangkan diri dengan giat belajar dan meningkatkan budaya akademis.

“Jangan merasa puas dengan apa yang telah diraih, kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi, perluaskan wawasan, kembangkan jiwa mandiri, dan lanjutkan study ke tingkat yang lebih tinggi,” ajaknya.

Mukhyidin menambahkan, satu dari 76 sarjana yang di wisuda dinobatkan sebagai sarjana teladan tahun 2014 atas nama  Qurrotul Aeni dengan IPK 3,76. Sedangkan yang meraih cumlaude atas nama  Sobari dengan IPK 3,74 dan Usman Abubakar dengan IPK 3,87.

Sebanyak 76 sarjana STITQI, Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI) angkatan VIII di wisuda oleh Ketua STITQI Mukhyidin MA. Acara dihadiri Direktur Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama RI, DR H Amin Haedari MPd dan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan H Muslim mewakili Gubernur Sumsel, sedangkan mewakili Bupati OI yakni Asisten III  Wilson.

 

Teks  : Junaedi Abdillah

Editor  : Romi Maradona

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com