KPK Ancam Caleg Pelaku Politik Uang

 221 total views,  2 views today

KEJUTAN demi kejutan terus dilakukan oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad. Pada musim Pemilu Legislatif dia mengingatkan para peserta Pemilihan Umum 2014, termasuk calon anggota legislative (Caleg) , jangan coba-coba melakukan politik uang. “Kami sudah mengirim surat ke seluruh provinsi, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, dan sebagainya untuk mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dengan politik uang,” katanya di Semarang, Rabu (26/3) kemarin.

Hal itu diungkapkan pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, 27 November 1966 itu usai seminar bertajuk “Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia” yang diprakarsai Universitas Negeri Semarang. Pengiriman surat yng dilakukannnya untuk mengingatkan masyarakat agar mewaspadai dan berhati-hati dengan politik uang itu merupakan bentuk upaya pencegahan mengingat politik uang itu memiliki konsekuensi pidana. “Itu untuk mengingatkan juga kepada caleg yang sedang bertarung (dalam pemilu, Red.) untuk jangan coba-coba melakukan politik uang karena politik uang itu memiliki konsekuensi pidana,” katanya.

Oleh karena itu menurut dia, siapa pun caleg yang terbukti atau kedapatan melakukan politik uang, akan ditindak secara hukum dengan ancaman pidana sebab politik uang bukan sekadar pelanggaran administrasi. Memang berkaca dari kasus-kasussebelumnya praktek poltik uang sangat sulit untuk membuktikannya.

Hal itu pun diakui olehnya. Tapi ada juga beberapa kasus politik uang yang sudah dibuktikan. Akan tetapi, bukan berarti penegak hukum berdiam diri atas politik uang. “Ya, memang ada beberapa kasus susah dibuktikan. Bahkan, sulit dibuktikan. Kendati demikian, kami tetap mengingatkan bahwa sepandai-pandainya tupai melompat nanti suatu ketika akan kena juga,” katanya. Kita sangat mendukung langkah-langkah yang dilakukan KPK dalam hal pencegahan.

Sebab siapapun pelakunya jika tertangkap maka akan mendapatkan konsekuensi pidana dari politik uang. Sebagai langkah preventif dengan mengirim surat kepada KPU dan Bawaslu seluruh provinsi. Menurut dia kalau sudah diingatkan, masih melakukan, dan suatu ketika kami dapatkan (terbukti, red.), ya, apa boleh buat akan dilakukan tindakan.

Caleg yang berpolitik uang bisa ditindak secara hukum, kata Abraham. Kita mengharapkan ancaman KPK ini bis direspon serius oleh para caleg sehingga mereka berpikir seribu kali untuk melakukan tindak pidana pemilu itu. Jika itu dapat diwujudkn maka akan tercipta pesta demokrasi yang bersih jujur dan adil. Hasilnya kita harapkan muncul wakil-wakil rakyat yang kompeten berintegritas serta peduli terhadap kesejahteraan rakyat. Semoga.

(Sarono P Sasmito)





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster