Empat Laporan Money Politik di Dapil 1

 190 total views,  2 views today

KAYUAGUNG – Dari enam laporan pelanggaran pemilu yang masuk di Panwalu Kabupaten OKI, ternyata daerah pemilihan (dapil) 1, mendominasi laporan dugaan money politic (politik uang) yang dilakukan oleh calon legislatif (caleg) untuk mendapatkan suara dari masyarakat. Dapil 1 tersebut meliputi, Kecamatan Pedamaran, Pedamaran Timur, Teluk Gelam,  Kayuagung, Tanjung Lubuk.

Para caleg memberikan uang dan kartu nama kepada masyarakat.  Sementara dua laporan lainnya terkait pelanggaran pemilu yang terjadi Desa Gading Mas, Kecamatan Sungai Menang, saat kunjungan bupati pelantikan Kades, ditemui banyak bendera caleg dari PAN, mendominasi bendera PAN.

Demikian dikatakan Ketua Panwaslu Kabupaten OKI, Fachruddin, Rabu (26/3). Menurut dia,  sementara untuk pelanggaran selama kampanye terbuka di buka sejak 16 Maret yang lalu, sampai saat ini belum ada.

“Kita berharap masyarakat pro aktif jika memang menemukan terjadi pelanggaran dalam pemilu segera laporkan ke Panwaslu, kita akan tindak lanjuti segera, tidak ada partai penguasa atau partai gurem di sini, semuanya sama,” katanya.

Dalam menindaklanjuti laporan terkait pelanggaran pemilu, lanjut fachrudin, masih ada kendala, salah satunya tidak terpenuhi alat bukti formil dan materil.” Masyarakat tidak mau dimintai keterangan jadi saksi sehingga menyulitkan kami, karena jika berkas tidak lengkap sulit diterima oleh Gakumdu,”jelasnya.

Karena itu, dia meminta kepada masyarakat yang akan melaporkan tindak pelanggaran pemilu harus disertakan dengan alat bukti yang lengkap,sehingga akan muda bagi Gakkumdu untuk memberikan tindakan terhadap partai atau caleg yang melanggar tersebut.

 

TEKS     : DONI AFRIANSYAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster