Bangun Lapas Khusus Narkoba

 203 total views,  2 views today

PALEMBANG – Kebijakan yang menyatakan pengguna narkoba tak lagi masuk ke Lapas dipenuhi oleh Kanwil Kemenkumham Sumsel. Pasalnya, hal ini berdampak positif sehingga bisa mengurangi beban lapas yang ada di provinsi ini.

Kepala Kanwil Kemenkumham Sumsel, Budi Sulaksana menuturkan, saat ini jumlah Napi yang ada di Sumsel mencapai 8000 orang. Sedangkan kapasitas Lapas hanya sekitar 5000. “Nah, hampir 80 persen lapas diisi oleh kasus narkoba dan 70 persen dari kasus itu merupakan pengguna,”  kata Budi yang dibincangi usai silahturahmi dengan Gubernur Sumsel,  Rabu (26/3).

Selain membantu mengurangi beban Lapas, kebijakan itu juga sambungnya membantu pihaknya, dari stigma negative masyarakat. Pasalnya, gara-gara hal tersebut para pegawai Kemenkumham, disinyalir terlibat kasus penyelundupan narkoba. “Pegawai kami sering jadi korban gara-gara hal itu,” tegasnya.

Sementara itu Gubernur Sumsel, Alex Noerdin mengatakan, Lapas khusus narkoba ini akan dibangun di Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Serong, Kabupaten Banyuasin. “Badan Narkotika Nasional (BNN) juga meminta pusat rehabilitasi narkoba, untuk dibangun di Sumsel,” kata Alex.

Rencananya, pusat rehabilitasi itu akan ditempatkan di Pagaralam. Pagaralam dipilih karena, faktor alam yang tergolong sejuk. “Pusat rehabilitas itu, nantinya pemerintah pusat yang akan bangun. Untuk lahannya, berapapun yang dibutuhkan akan kita sediakan,” tegasnya.

Terkait kondisi Lapas di Sumsel yang melebihi kapasitas dan minimi fasilitas, Alex mengaku, pihaknya akan benar-benar memerhatikan hal itu. Alasannya, itu merupakan tempat orang yang terzolimi. “Mereka memang bersalah, tetapi dia menanggung beban yang luar biasa. Untuk itu, saya bercita-cita membangun lapas modern dengan fasilitas lengkap,” tukasnya.

 

TEKS            : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster