Tawarkan Hotel Terapung ke Investor

 293 total views,  2 views today

jembatan-ampera-salah-satu-daya-tarik-pariwisata-

Ilustrasi jembatan ampera salah satu daya tarik pariwisata yang ada di Palembang

PALEMBANG – Pemerintah kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Tata Kota (DTK) Palembang berencana membangun hotel terapung, yang berada dipinggiran Sungai Musi, sebagai upaya mendukung program water front city.

Kepala DTK Palembang, Isnaini Madani mengatakan, pembangunan hotel terapung ini sudah di laporkan kepada wali kota. Menurutnya wali kota setuju dengan rencana tersebut. “Kami sudah membahas hal ini bersama wali kota, desainnya pun sudah selesai buat. Sekarang hanya tinggal mencari investor yang berminat,”katanya.

Isnaini menyebutkan, konsep hotel terapung ini nantinya lebih ke arah cottage. Artinya, bangunan setiap kamarnya, nanti akan dibuat terpisah dan menyerupai sebuah rumah pribadi, sifat bangunannya terapung di perairan.

Pondasi bangunan, akan dibuat dengan susunan ponton. “Sungai Musi dipilih, untuk menghidupkan perairan Sungai Musi dan juga dapat menarik minta wisatawan,”bebernya.

Isnaini mengaku, bentuk bangunannya sendiri akan menyerupai rumah limas, nantinya akan lebih kental aroma khas Palembang. “Pembangunan hotel terapung ini, tidak lain untuk melestarikan rumah rakit yang sudah mulai habis. Kita memilih icon Palembang menjadi khas bangunan tersebut,”akunya.

Untuk lokasi pembangunannya, kata Isnaini, sementara ini memang belum ditetapkan secara pasti. Karena bangunannya berada di perairan, pihaknya terlebih dahulu akan mempertimbangkan beberapa aspek, seperti tidak mengganggu lalu lintas pelayaran dan tetap memperhatikan lingkungan. “Kita pastikan tidak jauh dari Jembatan Ampera, karena itu poin yang menjadi daya tariknya,” ulasnya.

Konsep yang ditawarkan ini sambungnya, bukan merupakan konsep yang sudah final. Karena investor yang berminat nantinya, akan menambahkan beberapa konsep baru sesuai dengan keinginan mereka. “Yang jelas, citra khas Palembang tetap akan dipertahankan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Badan Koordinasi Penanaman Daerah (BKPMD) Palembang, Ridwan mengungkapkan hal yang sama, dalam konsep pembangunan hotel terapung, icon Jembatan Ampera merupakan nilai jual yang akan ditawarkan kepada investor. “Asumsi kami untuk bangunan hotel tersebut membutuhkan investasi sekitar Rp 100-300 miliar,”katanya.

Sambungnya, pihaknya sekarang telah mencoba menawarkan ke beberapa investor baik lokal maupun asing yang kemungkinan dapat berminat. Apalagi, nilai investasi di tahun ini ditargetkan mencapai Rp 3 triliun “Baru tahap penawaran saja, belum sampai ke yang lebih serius,”tukasnya.

 

TEKS           : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster