Siswi Dihantam Truk Saat Tertidur Pulas

 283 total views,  2 views today

INDERALAYA – Duka mendalam dialami pasangan Syamsul Rizal (47), dan Nurwani (41), warga Desa Sakatiga, Kecamatan Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI), ini.

Pasalnya, anak pertama dari tiga bersaudara yakni Arini Alfa Hidayah (17), tewas tertimpa reruntuhan bangunan kamarnya usai dihantam truk BE 9094 UG pengangkut 7 ton ikan, yang dikemudikan Saiful (25), warga Bandar Lampung, Lampung.

Tidak hanya Arini yang menjadi korban, adik Arini yang tidur satu kamar yaitu Iza (13), juga terluka. Beruntung Iza luput dari maut dan hanya mengalami luka di kepala dan tubuhnya.

Tewasnya Arini, siswi kelas II, SMAN 1 Inderalaya ini membuat shock kedua orang tua, sanak saudara dan teman sejawatnya. Bahkan, mimpi Syamsul yang sehari-hari sebagai penarik Becak Motor (Bentor), untuk melihat Arini, bergelar dokter pun sirna.

Kejadian tragis tersebut terjadi pada Selasa (25/3), sekitar pukul 03.30 dini hari. Arini yang dikenal pintar dan rajin itu tidur bersama sang adik, Iza yang merupakan anak kedua Syamsyul di kamar nomor dua.

Pada saat kejadian, orangtua Arini, Syamsul tidur bersama aank ketiganya diruang tengah. Sedangkan sang ibu Nurwani berada di dapur untuk persiapan berdagang.

Suasana sunyi tiba-tiba gemuruh ketika truk bermuata 7 ton ikan dengan kecepatan tinggi dan diduga sopir menghindari tabrakan tiba-tiba tidak terkendali menabrak pos kemananan mini market lalu menghantam bagian kamar rumah Syamsul, yang ditempati kedua anaknya Arini dan Iza.

Sontak, orang tua korban, Syamsul yang saat itu tertidur pulas langsung bangun menuju kamar anaknya. Syamsul sempat histeris saat melihat dua buah hatinya bertumpukan berada di bawah truk naas.

Dengan keadaan panik, Syamsul langsung mengevakuasi anaknya Iza dari bawah truk dan langsung membawanya ke RS Mayuzzahra, Kota Inderalaya. Namun tidak dengan Arini, gadis yang dikenal rajin dan pintar itu tewas di lokasi kejadian.

Sang sopir naas, Saipul usai kejadian berusaha melarikan diri. Beruntung, saat itu ada warga yang juga sebagai polisi berhasil mengamankan sopir. Saipul kini berada di Mapolres OI untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat melalui Kasatlantas AKP Arman Sahti saat dikonfirmasi mengatakan, pengemudi diduga lalai (ngantuk) dalam menjalankan kendaraannya.

“Truk dari Lampung tujuan Palembang bawa 7 ton ikan. Dilokasi diduga mengantuk lalu menghantam pos satpam mini market langsung menabrak bagian kamar rumah Samsul,” ungkapnya.

Akibatnya, sambung Arman, anak korban Arini tewas dan Iza menderita luka. Sopir saat ini kita amankan untuk diproses lebih lanjut,” ungkapnya.

Syamsul Rizal, ayah dari korban Arini menuturkan, saat kejadian, korban Airin dan adiknya sedang tertidur pulas di kamarnya.

“Saat itu saya tidur di ruang tamu dan ibunya yakni  Nurwani (41), ada di dapur untuk masak. Tiba-tiba terdengar suara keras. Setelah dilihat ternyata kamar anak saya tertabrak truk,” ucapnya sedih saat ditemui di pemakaman.

Lanjut Syamsul, dirinya lansgung menyelamatkan anaknya Iza yang selamat, sedangkan Arini tewas dilokasi. “Anak saya yang Airni meninggal, sedangkan Iza Alhamdulillah selamat meski ada luka di kepala. Ya, cita-cita Arini memang jadi dokter Mas, tapi tuhan berkehendak lain,” tuturnya menahan sedih.

Terpisah, Saipul, sopir naas membantah jika dirinya mengantuk saat mengemudi kendaraan. “Saya tidak ngantuk Mas, saya menghindari tabrakan. Truk tak terkendali menabrak pos satpan mini market dan rumah,” singkatnya saat ditemui di Mapolres OI unit Lantas.

 

Teks : Junaidi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster