Plat Nomor Kendaraan Kosong Pemilik Kendaraan Disarankan Pakai Plat Lama

 279 total views,  2 views today

PALEMBANG – Pemilik kendaraan yang harus mengganti plat nomor kendaraanya atau tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB), harus siap kecewa. Pasalnya, plat nomor kendaraan tersebut untuk Sumsel sampai saat ini masih kosong.

Kemungkinan menurut Kasubdit Resident Ditlantas Polda sumsel, AKBP Ari Wahyu, TNKB itu baru di distribusikan pada April mendatang. Ditlantas Polda Sumsel terangnya, sampai saat ini masih menunggu proses pengadaan bahan TNKB lebih dahulu.

“Pengadaan bahan TNKB sendiri, dilakukan oleh Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Ya, mudah-mudahan April nanti sudah dilakukan pendistribusian untuk plat TNKB ini,” kata Ari yang dibincangi usai rapat pembahasan operasional Samsat Corner di aula Dispenda Sumsel, Selasa (25/3).

“Untuk proses lelang ini sendiri tidak dapat dilakukan secara cepat, apalagi saat ini sudah ada Peraturan Presiden (Perpres) yang melarang peserta lelang yang sedang bermasalah untuk ikut pada pelelangan. Jadi kita masih menunggu hal ini,” sambungnya.

Karena kosongnya plat kendaraan bermotor ini, maka disarankan kepada para pemilik kendaraan yang sudah diatas lima tahun, untuk masih memakai atau memasang TNKB yang lama. “Untuk kendaraan yang baru di SKPD, akan diberikan cap khusus supaya bisa membedakannya,” ungkapnya.

Anggota Sat Lantas di Sumsel terangnya, sudah dihimbau untuk tidak melakukan penindakan hukum, terhadap para pemilik kendaraan yang memakai TNKB lama. “Jika masih ada anggota yang melakukan penindakan terhadap pemilik kendaraan yang memakai TNKB lama, maka pemilik kendaraan tinggal menunjukkan surat keterangan dan laporkan ke saya. Jadi para pemilik kendaraan yang masih memakai TNKB yang lama, jika mau bepergian bawalah selalu surat menyurat termasuk surat keterangan yang jelas,” jelas Ari.

Namun Ari berharap, kekosongan plat kendaraan bermotor itu jangan dijadikan tameng bagi para pemilik kendaraan, yang telah memiliki TNKB baru namun tidak memasangnya atau masih memakai TNKB yang lama.

“Kalau yang ini baru, kita bisa berikan tindakan. Sedangkan untuk sipembuat atau yang memproduksi TNKB palsu tidak dapat atau tidak bisa kita tindak secara hukum, karena itu sudah kita konsultasikan langsung dengan Mabes Polri, sebab tidak ada yurisprudensi nya,” tukasnya.

 

TEKS         : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster