Jangan Ada Diskriminasi Pendidikan

 251 total views,  2 views today

Ilst. Siswa

Ilst. Siswa

KAYUAGUNG – Mendapatkan pendidikan adalah hak bagi siapa saja, baik kaya maupun miskin. Baik anak normal ataupun berkebutuhan khusus, mereka juga berhak mendapatkan pendidikan yang layak untuk masa depannya kelak.

Karena itu pendidikan inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten OKI menjadi perhatian serius. Sehingga tidak ada lagi anak yang berkebutuhan khusus untuk tidak mendapat pendidikan atau minder.

“Bagi orang tua jangan malu untuk menyengolahkan anaknya yang berkebutuhan khusus ke sekolah manapun, dan kepada pihak sekolah untuk tidak menolak, ataupun mendiskriminasikan anak berkebutuhan khusus dalam pendidikan” demikian kata Ketua TP PKK Kabupaten OKI, Nya Linda Sari saat kunjungan ke Desa Nusantara, Kecamaran Air Sugihan, Selasa (25/3)

Anak-anak yang memiliki kelainan kemampuan seperti autis, hiperaktif, idiot, cacat dan lain-lainnya patut menjadi  perhatikan.  Di mana hal ini kata dia merupakan tugas baru bagi seluruh  kader PKK.

Selain program PKK yang sangat mempedulikan pendidikan anak berkebutuhan khusus, untuk pemaksimalan pendidinkan bagi anak usia dini. Pihaknya meminta di setiap desa akan dibentuk satu desa satu Paud. Dimana hal ini nantinya akan melibatkan langsung kader TP PKK Kecamatan.

“Jadi ibu kades, di setiap desa nantinya akan menjadi Bunda Paud, ini artinya mereka yang akan menggerakkan program ini di setiap desa” ungkapnya.

Kendati kedua program tersebut merupakan terobosan terbaru. Namun 10 program pokok PKK kedepannya masih tetap dimaksimalkan dalam pelaksanaannya. Seperti pengaktifan kembali Dasawisma dan kegiatan Posyandu dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan di lingkungan masyarakat desa yang bersinergi dengan program-program pemerintah kabupaten OKI.

 

TEKS    : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster