Ditemukan 197 Surat Suara Rusak

 184 total views,  2 views today

Ilustrasi | Dok KS

Ilustrasi | Dok KS

PALEMBANG – Sebanyak 4.576.258 lembar surat suara untuk Pemilihan Umum Legislatif (Pileg), 9 April mendatang sudah selesai dilipat dan disortir oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang, Selasa (25/3).

Dari hasil pelipatan dan sortir tersebut menurut Komisioner KPU Kota Palembang Divisi Sosialisasi dan Pengembangan SDM, Syarifudin, ditemukan 197 lembar surat suara yang rusak.

“Rinciannya, 56 lembar surat suara untuk DPR RI, DPD RI sebanyak 66 lembar, DPRD provinsi sebanyak 35 lembar dan DPRD Kota Palembang sebanyak 40 lembar,” jelas Syarifuddin ketika dibincangi, Selasa (25/3).

Jumlah surat suara yang rusak ini menurutnya, terbilang sedikit jika dibandingkan dengan jumlah surat suara yang rusak. Surat suara yang rusak itu jelasnya, ada yang bolong, robek sedikit, buram dan ada tetesan tinta. “Kami sudah minta ganti untuk surat suara yang rusak itu ke KPU RI melalui KPU Sumsel, ” jelasnya.

Ia juga menerangkan, surat suara yang sudah dilipat tersebut saat ini disimpan oleh KPU Kota Palembang di Balai Kecamatan Ilir Timur (IT) I. Nantinya menurut Syarifuddin, surat suara yang sudah dilipat tersebut akan dikemas dalam kotak suara bersama dengan formulir lainnya.

Sementara itu Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palembang, Riduwansyah, yang dihubungi mendesak KPU Kota Palembang untuk memastikan kalau surat suara yang akan didistribusikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), adalah surat suara yang benar-benar valid.

Maksudnya, surat suara sebelum didistribusikan harus diyakini tidak ada yang rusak. “Kita kuatirkan itu, karenanya kita surati KPU Kota Palembang. Kita juga meminta KPU untuk menyurati PPK dan PPS, agar menggunakan surat suara cadangan jika masih ditemukan ada surat suara yang rusak,” tegasnya.

Dibincangi terpisah, Komisioner KPU Sumsel Divisi Logistik, Heni Susantih menyebut, untuk sementara dari laporan 10 KPU kabupaten dan kota di Sumsel yang telah selesai melakuan penyortiran surat suara, ditemukan ada sekitar 2000 lebih surat suara yang rusak.

Tidak menutup kemungkinan jelasnya, jumlah surat suara yang rusak ini bisa bertambah. Karena masih ada KPU kabupaten dan kota di Sumsel, yang belum melaporkan hasil penyortiran terhadap surat suara yang mereka lakukan.  “Surat suara yang rusak itu, nantinya akan kita musnahkan pada H-1. Untuk pengganti surat suara yang rusak, kita akan mintakan ke KPU RI,” tukasnya.

 

TEKS        : DICKY WAHYUDI

EDITOR      : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster