Atribut Kampanye Dibongkar Paksa

 205 total views,  2 views today

MUARAENIM – Tim gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Muaraenim, Selasa (25/3), membongkar paksa atribut kampanye milik calon anggota legislatif (caleg).

Atribut kampanye yang dibongkar paksa itu, adalah bilboard berukuran besar bergambarkan caleg baik DPR RI, DPRD provinsi, maupun DPRD Muaraenim. Pembongkaran paksa tersebut dilakukan tim gabungan, setelah pihak partai politik dan tim sukses dari caleg yang bersangkutan tidak memiliki inisiatif membongkar sendiri baliho tersebut.

Padahal, pemasangan baliho terutama yang berukuran besar di papan reklame dan bilboard dilarang. Ketua Panwaslu Muaraenim, Budi Hariyanto mengatakan, pihaknya sudah dari jauh- hari merekomendasikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), agar memperingatkan parpol dan caleg untuk tidak memasang baliho tersebut.

Karena peringatan itu, tidak juga dipedulikan oleh parpol maupun caleg maka pembongkaranpaksa pun dilakukan.  “Sudah kita rekomendasikan dan kita buat teguran juga kepada pihak yang bersangkutan, namun tidak diindahkan. Mau tidak mau, cara ini yang kita pakai,” ungkapnya.

Penertiban baliho kemarin dipimpin langsung Kasi Operasi Sat Pol PP Muaraenim, Zolahudin bersama dengan Kasi Kerjasama Sat Pol PP, Andres. Zolahudin mengatakan penertiban dan pembongkaran baliho tersebut, mereka lakukan di lokasi-lokasi baliho yang terpasang di bilboard dan papan reklame khususnya di jalan-jalan protokol di Muaraenim.

Untuk reklame yang berukuran besar menurutnya terdapat di beberapa titik. Bahkan yang terpasang di bilboard yang membentang diatas jalan seperti di pangkal Jembatan Enim 1 dan Jalan Jenderal Sudirman, ukurannya sangat besar.  Jelas sekali menurutnya, hal itu sudah sangat melanggar aturan. “Pokoknya yang terpasang di bilboard dan reklame kita bongkar, karena memang tidak sesuai aturan,” jelasnya.

Saat pembongkaran berlangsung menurutnya, pihaknya tidak menemukan kendala apapun, atau protes dari pihak yang memasang baliho tersebut. Kemungkinan menurutnya, pihak tersebut sudah mengetahui bahwa tindakan yang mereka lakukan sudah melanggar. “Untuk sejauh ini semua berjalan lancar dan aman, dan kita akan terus melakukan penyisiran untuk melihat kalau saja masih ada baliho yang terpasang di lokasi yang dilarang,” ungkapnya.

Pantauan Kabar Sumatera, baliho-baliho yang terpasang di bilboar dan papan reklame dalam wilayah Muaraenim dengan ukuran besar diantaranya milik caleg dari Partai Demokrat, Golkar, Hanura dan PKS. Bahkan di papan-papan reklame dan bilboard di jalur jalan Muaraenim-Palembang yang masih masuk dalam wilayah Muaraenim didominasi oleh baliho bergambar caleg dari salah satu partai peserta Pemilu.

 

TEKS      : SIWANTO

EDITOR     : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster