Satpam Proyek Hajar Istri

 41 total views,  3 views today

PALEMBANG – Lantaran tidak memberi uang kepada suaminya, Laila (35) Warga Jalan Embacang, Lorong Terusan, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, dihajar oelh sang suami G (43). Tidak  hanya itu, tangan Laila juga disulut rokok.

Tidak terima dirinya telah dipelakukan kasar oleh sang suaminya, Laila mendatangi Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan, untuk melaporkan G (43),  Senin (24/3).

Dikatakan Laila dihadapan petugas SPKT Polda Sumsel, G menyulut rokok di tangannya di depan Kantor KUA 19 Ilir, Minggu (23/3) pukul 14.30 WIB. G marah karena Laila tidak mau memberikan uang Rp 500 ribu kepada G.

“Ia langsung memukuli muka dan tangan saya. Belum puas, selanjutnya menyulut api rokok ke tangan saya. Padahal, saat itu, kami masih berada di luar rumah dan banyak masyarakat,” kata Laila.

Dikatakan Laila, penganiayaan yang dideritanya bukan pertama kalinya. Laila pernah diseret-seret oleh suami yang pulang dalam keadaan mabuk. Padahal, saat itu, Laila merasa tidak berbuat suatu kesalahan yang bisa memancing amarah G.

Masih kata Laila, dirinya menikah dengan G di saat status G adalah duda beranak satu. Selama pacaran, G yang menurut Laila memiliki pekerjaan sebagai keamanan proyek ini tidak pernah berbuat kasar. Sebab itu, Laila mau diajak menikah oleh G.

Namun, kehidupan Laila berubah. G sering pulang dalam keadaan mabuk, mengkonsumsi narkoba, dan pernah tidak pulang dua hari dua malam. Parahnya, setiap pulang, G datang ngamuk-ngamuk dan meminta uang secara paksa kepada Laila.

Padahal, lanjut Laila, dirinya sudah berusaha menjadi isteri yang baik untuk G. Mulai dari mengajak G shalat, mengurus rumah tangga, hingga merawat G di rumah sakit setelah G sekarat akibat dikeroyok banyak orang.  Namun, Laila masih mendapat perlakuan kasar dari suaminya.

“Saya tidak tahu apa sebab dia berubah sejak kami menikah. Setahu saya, ia tidak punya isteri selain saya,” kata Laila.

Kabid Humas Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) R Djarod Padakova, sudah menerima laporan korban. Pihaknya juga sudah menerima bukti visum dari Laila yang dilampirkan saat membuat laporan.

“Laporan korban sudah diteriman dah Selanjutnya kita akan mencari keberadaan G. Jika memang bersalah, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Djarod.

 

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com