Rhido Yahya Pimpin Upacara HUT Pol PP ke-64

 141 total views,  3 views today

Walikota Prabumulih memerikasa pasukan yang mengikuti upacara ultah Pol PP ke 64

Walikota Prabumulih memerikasa pasukan yang mengikuti upacara ultah Pol PP ke 64

PRABUMULIH – Peringatan Hari Jadi Polisi Pamong Praja yang ke-64 dan Hari Jadi Perlindungan Masyarakat yang ke-52 di tahun ini sangat istimewa. Sebab, bersamaan waktunya dengan tahapan penyelenggaraan pemilihan umum legislatif dan Presiden/wakil Presiden. Untuk itu dalam rangka memeringati Hari Jadi Pol PP dan Linmas digelar Apel Siaga dalam rangka mengawal pelaksanaan pemilu 2014.

Upacara peringatan Polisi PP tahun ini dilaksanakan di lapangan upacara pemerintah Kota Prabumulih yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Prabumulih Ir H RidhoYahya MM yang diikuti dari baik instansi kepolisian dan milter serta dihadiri Wakil Wali Kota Prabumulih Ardiansyah Fikri SH, Sekretaris Daerah Drs Djoharudin Aini MM, Asisten dilingkungan Pemerintah Kota Prabumulih, Kapolres Prabumulih Denny Yudho Putra, Koramil, Kejaksaan, kepala Pengadilan Prabumulih, para kepala Dinas/SKPD, Ketua Tim Penggerak PKK Ir. Suryanti Ngesti Rahayu, Dharma Wanita, Kepala kantor, Camat dan Kepala Bagian serta tamu undangan lainnya.

Wali Kota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM mengatakan berdasarkan Pasal 126 Undang-undang nomor `15 tahun 2011 tentang penyelenggaraan pemilihan umum kiranya seluruh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat diharapkan agar senantiasa meningkatkan kesiagaan dalam menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta perlindungan masyarakat agar kondusif.

Lebih lanjut suami dari Suryanti Ngesti Rahayu ini mengatakan faktor penting yang harus benar-benar diperhatikan dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta perlindungan masyarakat dalam mengawal pelaksanaan pemilu 2014 adalah pelaksanaan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi baik secara vertical maupun horizontal dengan instansi terkait seperti KPUD, Panwaslu, TNI dan Polri serta Kesbang Linmas yang didasarkan atas hubungan fungsional, saling membantu dan saling menghormati dengan mengutamakan kepentingan umum dan memperhatikan hierarki serta kode etik birokrasi.

“Sedangkan faktor lain yang perlu dikembangkan adalah peran serta masyarakat melalui tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat dalam rangka mencegah dan menyelesaikan potensi gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat dengan mengutamakan prinsip-prinsip kearifan lokal, ujar Ridho. (ADV )





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster