Gagalkan Aksi Perampokan, Aksi Heroik Rebi Diganjar Penghargaan

 248 total views,  2 views today

BATURAJA – Masih ingat dengan aksi heroik yang dilakukan Rebi Saputra (14), warga Kebun Jati, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Barat, yang berhasil menggagalkan perampokan walau nyaris merenggut nyawanya dan adiknya Rio Pranata (12), Sabtu (23/3) lalu ?

Aksi siswa SMP PGRI 2 Baturaja itu, mendapatkan penghargaan dari Kepolisian Resort (Polres) OKU. Ia mendapatkan piagam penghargaan dan uang tunai, dari Kepala Polres OKU, AKBP Mulyadi.

Penghargaan itu diserahkan orang nomor satu di lingkungan Polres OKU tersebut, secara langsung kepada Rebi, Senin (24/3) di SMP PGRI 2 Baturaja. “Penghargaan ini, kita berikan atas keberanian Rebi yang berhasil menggagalkan perampokan terhadap ia dan adiknya,” kata Mulyadi.

Menurut Mulyadi, apa yang dilakukan Rebi tersebut patut dicontoh oleh masyarakat OKU. Menurutnya, jika masyarakat berani melakukan perlawanan terhadap pelaku kejahatan maka pelaku kejahatan itu, akan berpikir ulang untuk melakukkan aksinya.

Karenanya kata Mulyadi, masyarakat harus berani melakukan perlawanan terhadap pelaku kejahatan. Caranya, dengan mengefektifkan solidaritas warga misalnya melalui Siskamling. Sistem ini diyakininya akan efektif, mencegah aksi kriminalitas.

Bincangi terpisah, Hardan (43), orang tua Rebi mengaku senang dengan penghargaan yang diterima anaknya tersebut. Namun Hardan, masih tidak bisa menyembunyikan ketakutannya, kalau suatu saat aksi serupa akan dialami kembali oleh anak sulungnya tersebut.

Apalagi kata Hardan, pelaku perampokan yang berhasil digagalkan anaknya tersebut, masih ada yang belum tertangkap. “Saya takut,  pelaku lainnya dendam dengan anak saya karena aksi mereka digagalkan. Karenanya saya berharap, petugas bisa segera menangkap semua pelaku,” ujarnya.

Sebagai informasi, sebagaimana diberitakan sebelumnya, Rebi Saputra dan adiknya nyaris jadi korban perampokan. Kedunya pun nyaris meregang nyawa. Kejadian itu berawal, Sabtu (23/3) lalu.

Saat itu kedua korban hendak pergi ke sekolahnya sekitar pukul 12.00 WIB, dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat Beat BG 2117 FX warna. Saat korban melintas di kawasan Bukit Pasir, Desa Tanjung Baru, yang berada di perkebunan karet, tiba-tiba laju sepeda motor korban dihadang kawanan perampok.

Kawanan tersebut menodongkan senjata jenis airshoft gun, yang menggunakan peluru karet. Mereka mengancam korban, untuk menyerahkan sepeda motor yang dikendarainya. Kawanan pelaku bahkan sempat menembak kedua korban.

Akibatnya, Rebi mengalami luka tembak dibagian perut dan tangan kirinya. Sementara adiknya, Rio mengalami luka tembak di tangan kiri dan telapak tangan bagian kanan.  Saat pelaku berhasil menguasai motor korban dan  hendak membawanya kabur, Rebi memukul kepala pelaku dengan menggunakan helm hingga pelaku tersungkur.

Rebi langsung berteriak minta tolong. Teriakan korban tersebut, didengar warga sekitar dan pengendara kendaraan lainnya yang melintas. Akibatnya, pelaku langsung dihakimi massa dan nyaris tewas ditangan massa. Pelaku kemudian, dibawa oleh warga ke Mapolres OKU.

 

TEKS          : MUSLIM

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster