Romi Peringatkan PNS Berpolitik

 290 total views,  2 views today

PALEMBANG – Semakin dekatnya pemungutan suara pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg), 9 April, Wali Kota Palembang, Romi Herton memperingatkan semua PNS di lingkungan Pemkot Palembang untuk tetap netral. Menurut Romi, PNS sebagai warga masyarakat memang mempunyai hak polotik yang harus dihormati.

Menurutnya, silakkan bagi abdi negara itu untuk menggunakan hak pilihnya. “Namun saya ingatkan, jangan sampai terlibat dalam politik. Misalnya, ikut kampanye, membagi-bagikan atribut kampanye milik caleg dan sebagainya. Jika itu dilakukan, artinya PNS sudah berpolitik,” kata Romi, kemarin.

Jika memang ada PNS di lingkungan pemkot yang terbukti berpolitik maka tegas Romi, ia tidak segan memberikan sanksi. Sanksinya sesuai dengan peraturan, mulai dari peringatan, penundaan kenaikan gaji berkala atau kenaikan pangkat dan golongan serta pemecatan. “Ini, bagian dari cara kita agar pelaksanaan Pileg di Kota Palembang berjalan demokratis, lancar dan kondusif,” ujarnya.

Romi juga menerangkan, sebelumnya pemkot sudah bertemu dengan tokoh masyarakat, pemuda dan agama. Dalam pertemuan itu ucapnya, ia meminta semua elemen masyarakat untuk terlibat mengawasi pelaksanaan Pileg.

“Semua pihak harus ikut serta mengawasi, laporkan jika ada kecurangan. Sudah banyak contoh kecurangan yang terjadi, tugas Komisi Pemilihan Umum (KPU), Panwaslu begitu juga masyarakat harus ikut mengawasi,” imbuhnya.

Romi juga mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Palembang, untuk mensuarakan hak pilihnya, jangan menjadi golongan putih (golput), karena hal tersebut berkaitan erat dengan kemajuan kota ini.

“Silahkan pilih, siapapun pilihan masyarakat, yang pasti orang tersebut harus orang yang benar-benar mampu memperjuangkan suara rakyat, baik DPRD kota, provinsi maupun DPR RI,” tukasnya.

 

TEKS : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster